Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DPRD Bandung Minta Cek Pohon, Tiang Reklame Hadapi Cuaca Ekstrem

Bandung · Oleh Salsa Maharani ·

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih meminta Pemkot cek pohon, tiang reklame dan tangani sampah hadapi cuaca ekstrem.

DPRD Bandung Minta Cek Pohon, Tiang Reklame Hadapi Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem yang belakangan melanda Kota Bandung telah memicu perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung. Wakil Ketua Komisi III DPRD, Rieke Suryaningsih, mengajukan permintaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi bahaya dari pohon dan tiang reklame yang mungkin roboh saat angin kencang.

Pengecekan Menyeluruh Terhadap Pohon dan Tiang Reklame

Rieke menekankan bahwa pengecekan kekokohan pohon dan tiang reklame perlu dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, sejumlah pohon di Kota Bandung sudah mulai keropos dan rawan tumbang saat terjadi cuaca buruk. Dia menambahkan, tidak hanya batang pohon, cabang pohon juga perlu diperiksa guna mencegah bahaya bagi masyarakat.

"Pohon-pohon itu harus benar-benar diperiksa, karena ada yang sudah keropos. Dahan-dahannya juga perlu dicek supaya tidak membahayakan masyarakat," katanya di Bandung, Senin (6/4).

Selain itu, Rieke juga menyinggung rencana pendataan pohon melalui program 'KTP pohon' yang hingga kini belum terealisasi. Program ini diharapkan dapat memetakan kondisi dan usia pohon di seluruh Kota Bandung, sehingga pemkot dapat melakukan perawatan atau penanganan secara tepat waktu.

"Dulu sempat ada rencana KTP pohon, tapi sampai sekarang belum jadi. Padahal itu penting untuk mengetahui kondisi dan usia pohon," tambah Rieke.

Imbauan kepada Masyarakat Selama Cuaca Ekstrem

Selain meminta pemkot meningkatkan pengecekan, Rieke juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem, terutama ketika suhu udara mencapai lebih dari 34 derajat Celsius. Dia menegaskan pentingnya mengukur kemampuan tubuh dalam beradaptasi dengan kondisi cuaca panas yang ekstrem.

"Kalau memang cuaca panas sekali, sebaiknya aktivitas dikurangi. Kita juga harus mengukur kemampuan tubuh dalam beradaptasi dengan kondisi cuaca," ungkapnya.

Potensi Bencana Lain dan Masalah Sampah

Di sisi lain, Rieke juga mengingatkan bahwa sejumlah wilayah di Kota Bandung masih memiliki potensi bencana banjir saat hujan deras. Meskipun beberapa titik rawan banjir telah diperbaiki, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan untuk mencegah kerusakan dan korban jiwa.

Yang lebih mengkhawatirkan menurutnya adalah masalah sampah, terutama menjelang musim kemarau. Menurut Rieke, sampah harus segera diolah atau ditangani dengan serius karena dapat menimbulkan masalah baru yang lebih kompleks di kemudian hari.

"Yang saya khawatirkan justru sampah. Ini harus segera diolah atau ditangani dengan serius, karena bisa menimbulkan masalah baru," tandasnya.

Konteks perhatian ini muncul setelah beberapa kasus pohon tumbang di beberapa wilayah Kota Bandung akibat hujan disertai angin kencang, yang merusak kendaraan dan bangunan, serta menimbulkan korban jiwa di wilayah lain di Jawa Barat.