DLH Cianjur menanam 500 bibit pohon mahoni di jalur utama
DLH Cianjur menanam 500 bibit mahoni di jalur utama sebagai peremajaan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Pemangkasan rutin dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keasrian lingkungan.

DLH Cianjur Tanam 500 Bibit Mahoni untuk Peremajaan Jalur Utama
CIANJUR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur menanam sekitar 500 bibit pohon mahoni di sejumlah titik sepanjang jalur utama sebagai langkah peremajaan pohon yang tumbang akibat cuaca ekstrem maupun usia tua.
Penanaman dilakukan di beberapa ruas strategis, antara lain jalur Puncak–Cianjur, Mande, serta Cikalongkulon–Cianjur.
Gantikan Pohon Tua dan Tumbang
Sekretaris DLH Cianjur, Prihadi Wahyu Santoso, mengatakan peremajaan dilakukan karena dalam beberapa bulan terakhir banyak pohon di kiri dan kanan jalan yang tumbang.
Sebagian pohon terpaksa ditebang karena dinilai rawan roboh dan berpotensi menutup badan jalan.
"Kami melakukan peremajaan pohon kiri kanan jalan yang banyak tumbang akibat cuaca ekstrem atau sengaja ditebang karena rawan menutup jalan," ujarnya.
Selama Januari tercatat lebih dari 23 pohon mahoni tumbang di sepanjang jalur utama Cianjur.
Jaga Keasrian dan Cadangan Air
DLH berharap penanaman bibit baru dapat menjaga fungsi ekologis kawasan, termasuk mempertahankan cadangan air dan keasrian lingkungan di sepanjang jalur utama.
Pemantauan pertumbuhan pohon akan dilakukan secara berkala agar bibit yang ditanam dapat berkembang optimal.
Pemangkasan dan Penebangan Rutin
Selain penanaman, DLH juga merutinkan pemangkasan dan penebangan pohon tua di sejumlah titik, mulai dari Puncak Pass, Cugenang, Karangtengah, hingga Haurwangi.
Kegiatan dilakukan bertahap karena memerlukan penutupan sementara jalur, terutama saat menebang pohon berukuran besar.
Hambatan utama di lapangan adalah kondisi lalu lintas yang padat setiap hari.
Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, DLH berkoordinasi dengan dinas terkait dan kepolisian saat proses pemangkasan berlangsung.
Waspadai Titik Rawan Pohon Tumbang
DLH juga mewaspadai sejumlah lokasi rawan di luar pantauan rutin, seperti:
- Jalur utama Cianjur selatan
- Jalan Raya Puncak–Cianjur
- Jalan Raya Bandung–Cianjur
- Jalan Raya Mande–Cikalongkulon
Masyarakat diminta aktif melapor apabila melihat pohon yang berpotensi tumbang.
Penanganan akan dilakukan secara selektif dengan mengutamakan pemangkasan ranting dan dahan sebelum penebangan total.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Cianjur.