Diskominfo Cirebon Latih Forum Anak Jadi Garda Terdepan Literasi Digital di Kalangan Sebaya
Diskominfo Kabupaten Cirebon latih anggota Forum Anak jadi penggerak literasi digital di kalangan sebaya untuk membentuk perilaku digital sehat pada remaja

Tekanan untuk terus tampil sempurna di media sosial jadi beban tersendiri bagi remaja di Kabupaten Cirebon. Jumlah tanda suka, komentar, dan pengikut di akun media sosial kerap dipakai sebagai ukuran nilai diri, padahal tidak sedikit yang merasa lelah menanggung ekspektasi itu.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon menggagas program literasi digital yang menyasar langsung Forum Anak di daerahnya. Program ini tidak sekadar mengajarkan cara menggunakan teknologi, melainkan lebih mengutamakan pembentukan perilaku digital yang sehat pada generasi muda.
"Jangan jadikan like, komentar, atau jumlah pengikut sebagai ukuran nilai diri. Gunakan media sosial secara sehat dan jangan ragu untuk mengambil jeda ketika merasa lelah," kata Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon Bambang Sudaryanto.
Baca Juga: Polisi Malaysia Tangkap 335 Orang di Forest City, Aset Senilai Rp4,3 Miliar Disita
Kementerian Kominfo mencatat gangguan kesehatan mental akibat penggunaan media sosial di kalangan remaja Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Angka ini yang mendorong pemerintah daerah memprioritaskan aspek psikologis dalam setiap kegiatan literasi digital, bukan hanya aspek teknis.
Materi Belajar Mengenal Batasan di Dunia Digital
Materi pelatihan yang diberikan mencakup pemahaman mengenai PP TUNAS, singkatan dari Perlindungan Tumbuhan dan Underwood Specimen, yang dalam konteks ini merujuk pada regulasi perlindungan anak di ruang digital. Pemahaman ini penting agar generasi muda mampu mengenali batasan dan menerapkan perilaku yang tepat ketika beraktivitas di dunia online.
Baca Juga: Veteran Karawang Tabur Bunga di Makam Pahlawan Sambil Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Pengabdian
Pendekatan ini menjadi bagian dari program Literasi Digital Komunitas Informasi Masyarakat yang secara rutin dilaksanakan pemerintah daerah. Tujuannya membekali anak dan remaja dengan kemampuan mengidentifikasi tekanan di media sosial sekaligus memahami hak dan perlindungan yang seharusnya mereka dapatkan.
Pemkab Cirebon telah menunjukkan komitmen serupa dalam melindungi generasi mudanya melalui berbagai program, termasuk yang melibatkan Forum Anak sebagai agen perubahan di masyarakat.
Forum Anak Ditugaskan Sebarkan Pemahaman ke Sebaya
Setiap anggota Forum Anak yang mengikuti pelatihan diharapkan menjadi penggerak di lingkungan sebayanya. Mereka tidak hanya menerapkan sendiri pengetahuan yang diperoleh, tetapi juga menyebarkannya kepada teman-teman dan komunitas di sekitar mereka.
"Jadilah contoh dalam menggunakan media sosial secara positif dan bagikan pengetahuan yang diperoleh hari ini kepada teman-teman dan lingkungan sekitar," pesan Bambang.
Dengan pendekatan ini, pemerintah daerah menargetkan pengetahuan tentang penggunaan media sosial secara sehat bisa menyebar secara organik dari satu kelompok muda ke kelompok lainnya, tanpa harus mengandalkan kampanye besar-besaran yang bisa terasa masif dan jauh dari keseharian mereka.