Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pelatihan Content Creator di Karawang Bekali Puluhan Peserta Keterampilan Produksi Konten Digital

Jabar · Oleh ·

Puluhan warga Karawang ikuti pelatihan Basic Content Creator selama sepekan untuk belajar produksi konten digital sebagai modal ekonomi kreatif.

Pelatihan Content Creator di Karawang Bekali Puluhan Peserta Keterampilan Produksi Konten Digital

Pelatihan Basic Content Creator di Karawang diikuti puluhan peserta selama sepekan di kawasan Klari, Kabupaten Karawang. Kegiatan berlangsung 22 hingga 30 September 2026.

BBPVP Bekasi, PT Inovasi Niaga Tani Nusantara, dan DPD PUAN Kabupaten Karawang bekerja sama menyelenggarkan program ini. Mereka menghadirkan narasumber dan instruktur untuk membekali peserta kemampuan produksi konten digital.

Materi tentang Produksi dan Pengemasan Pesan

Para peserta belajar mengolah informasi menjadi konten yang kreatif dan komunikatif. Pembelajaran mencakup dasar-dasar pembuatan serta pengeditan konten untuk platform digital.

Baca Juga: Sindikat perampok gasak Rp1,3 miliar dari mobil WNA di Karawang dengan modus ban kempes

Srinursiva, Ketua DPD PUAN Kabupaten Karawang, menilai keterampilan konten digital memiliki relevansi yang semakin kuat dengan perkembangan komunikasi dan aktivitas ekonomi saat ini.

"Semoga ilmu, pengalaman, dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan maupun pekerjaan," katanya.

Peluang bagi Masyarakat di Luar Kota Besar

Karawang selama ini dikenal sebagai kawasan industri dan pertanian. Kehadiran pelatihan semacam ini membuka kemungkinan bagi warga di daerah untuk ikut memanfaatkan peluang ekonomi digital tanpa harus merantau ke kota besar.

Baca Juga: CKG Sudah Jangkau 99,1 Juta Orang, Hipertensi Jadi Fokus Guna Cegah Stroke pada 2035

Kemampuan membuat konten bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari mendukung pekerjaan, memperkenalkan produk dan usaha, hingga membangun komunikasi publik.

Pelatihan ini menunjukkan pengembangan sumber daya manusia membutuhkan ruang belajar yang terbuka dan berkelanjutan. Ketika pengetahuan dipadukan dengan praktik serta kreativitas, keterampilan dapat menjadi modal untuk menciptakan peluang baru.

Hasil dari sebuah pelatihan pada akhirnya bergantung pada bagaimana ilmu yang diperoleh diterapkan setelah kegiatan selesai. Para penyelenggara berharap ilmu yang didapat peserta tidak berhenti di ruang kelas, tetapi berkembang menjadi karya, pengalaman, dan peluang produktif bagi kehidupan mereka ke depan.