Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Jayadi ajak warga Karawang praktikkan nilai Pancasila lewat tindakan nyata sehari-hari

Jabar · Oleh ·

Jayadi, Ketua PAMDI Karawang, ajak warga praktikkan nilai Pancasila lewat tindakan nyata sehari-hari sebagai bentuk mengisi kemerdekaan.

Jayadi ajak warga Karawang praktikkan nilai Pancasila lewat tindakan nyata sehari-hari

Jayadi, Ketua Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang, mengingatkan bahwa menghafal sila-sila Pancasila tidak cukup. Nilai-nilai dasar bangsa itu perlu dipraktikkan mulai dari lingkungan terdekat.

"Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari bagaimana kita menghargai perbedaan, menjaga persaudaraan, bergotong royong, bermusyawarah, hingga memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bersama," katanya.

Karawang dikenal dengan semboyan "Pangkal Perjuangan" karena sejarah panjang daerah ini dalam perjuangan kemerdekaan. Jayadi memandang semangat itu relevan untuk kehidupan sekarang, meski bentuknya bergeser.

Baca Juga: Pencuri Masuk Toko Ponsel Cirebon Lewat Atap, Bawa Kabur Tiga iPhone Senilai Rp70 Juta

"Kalau dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka perjuangan kita sekarang adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dengan karya, persatuan, kepedulian, dan kontribusi positif bagi masyarakat," katanya.

Ia mencontohkan cara sederhana mengamalkan Pancasila di lingkungan sosial, antara lain menghidupkan budaya gotong royong, saling menghormati tetangga, dan menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Untuk kehidupan bernegara, nilai itu bisa ditunjukkan melalui taat aturan, menghargai proses demokrasi, dan ikut serta dalam pembangunan.

Jayadi juga menyebut bahwa keberagaman bukan alasan untuk saling menjauh. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun pandangan politik sebaiknya ditempatkan dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga: Siswa SMPN 1 Cikarang Selatan Lolos Seleksi Garudayaksa EPA U-16 Usai Dibina Lewat 14 Ekstrakurikuler dan Tim Elite

"Karawang dikenal sebagai Pangkal Perjuangan. Semangat perjuangan itu harus terus kita jaga," katanya.

Di sisi lain, Jayadi melihat dunia seni dan musik punya peran strategis menyampaikan pesan kebangsaan. Melalui karya, seniman bisa menumbuhkan semangat persatuan dan toleransi di masyarakat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila jatuh pada 1 Oktober setiap tahun. Tema tahun 2026 adalah "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur." Jayadi berharap momentum ini mendorong seluruh elemen masyarakat mengambil peran, bukan hanya pemerintah.

"Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Itu adalah cita-cita bersama. Masyarakat, dunia usaha, seniman, pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa memiliki peran masing-masing," katanya.