Dishub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Nagreg Malam Ini
Dishub Kabupaten Bandung memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 di Jalur Nagreg terjadi malam ini, dengan volume kendaraan mencapai 65 persen dari total harian sebelumnya.

JAKARTA, 19 Maret 2026 — Jalur Raya Nagreg di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang merupakan salah satu rute utama transit pemudik menuju Jawa Timur, diprediksi akan mengalami puncak arus mudik Lebaran 2026 malam ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mengungkapkan prediksi ini berdasarkan pola arus lalu lintas tahun lalu, di mana lonjakan tertinggi terjadi tepat pada H-2 Lebaran.
Data Lalu Lintas Saat Ini
Hingga pukul 12.00 WIB hari ini, volume kendaraan yang melintasi jalur Nagreg mencapai 89.474 unit, yang setara dengan 65 persen dari total kendaraan 24 jam pada hari sebelumnya yang mencapai 137.032 unit. Secara kumulatif, total kendaraan yang melintasi jalur tersebut ke arah timur sejak H-7 Lebaran mencapai 272.255 unit, menurut data resmi Dishub Kabupaten Bandung.
Pernyataan Humas Dishub
Kepala Humas Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo menjelaskan bahwa tim monitoring mereka telah memantau arus lalu lintas secara real-time selama beberapa hari terakhir. "Kita melihat tren yang konsisten: pada tahun lalu, puncak arus mudik terjadi tepat pada H-2 Lebaran, dan kita melihat pola yang sama tahun ini," ujarnya saat ditemui di kantor Dishub Kabupaten Bandung, Kamis (19/3). Ia menambahkan bahwa jika volume kendaraan tetap stabil atau mengalami peningkatan hingga jam 12 malam nanti, maka puncak arus mudik pasti akan terjadi malam ini.
Ia juga mengkonfirmasi bahwa beberapa titik di sepanjang Jalur Raya Nagreg saat ini mengalami kemacetan ringan, namun petugas kepolisian dan petugas Dishub sudah diposisikan di titik-titik rawan macet untuk menangani dan mengurai kemacetan tersebut dengan cepat.
Saran untuk Pemudik
Untuk meminimalkan risiko selama perjalanan mudik, Dishub menyarankan beberapa langkah penting:
- Manfaatkan program mudik gratis yang disediakan untuk pemudik dengan kendaraan roda dua
- Hindari perjalanan jauh dengan motor terutama jika tidak memiliki pengalaman mengemudi jarak jauh
- Pantau informasi lalu lintas secara rutin sebelum berangkat untuk menghindari titik macet
Eric menambahkan bahwa mudik menggunakan motor memiliki risiko lebih tinggi, terutama untuk perjalanan jarak jauh, karena kurangnya perlindungan dibandingkan kendaraan roda empat. Ia juga mengimbau pemudik untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai saat bepergian.
Bagi pemudik yang ingin menghindari titik macet, mereka dapat mengakses informasi prediksi titik macet dan jalur alternatif yang telah disediakan oleh pemerintah daerah. Baca juga: [Prediksi 15 Titik Macet Mudik Lebaran 2026 Jawa Barat dan Jalur Alternatif]
Situasi arus mudik Lebaran 2026 di Jalur Nagreg akan terus dipantau oleh Dishub Kabupaten Bandung, dan pemudik diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan informasi lalu lintas untuk memastikan perjalanan mereka aman dan lancar.