Dedi Mulyadi Imbau Warga Jabar Belanja Lokal untuk Tekan Kemiskinan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi imbau warga belanja di warung dan pedagang keliling untuk tekan kemiskinan usai Jabar raih penghargaan penanggulangan kemiskinan dari Mendagri

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah mengimbau warga untuk memprioritaskan belanja di warung tetangga dan pedagang keliling sebagai salah satu langkah untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di wilayah Tanah Pasundan. Imbauan ini disampaikan oleh Dedi beberapa waktu setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Tingkat II Provinsi dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dari Kementerian Dalam Negeri.
Konteks Penghargaan yang Diraih
Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang berhasil menunjukkan capaian terbaik dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting di tingkat provinsi. Dalam keterangannya, Dedi menegaskan bahwa penghargaan ini adalah buah manis dari konvergensi program terpadu, capaian layanan berkualitas, serta efektivitas intervensi yang menyentuh level akar rumput di tingkat desa.
"Warga menengah ke atas belanjanya harus di lingkungan masyarakat sekitar, seperti di warung dan pedagang keliling agar tingkat kemiskinannya terus berkurang," ucap Dedi dalam keterangan di Bandung, Senin.
Peran Kolektif Semua Pihak
Dedi, yang akrab disapa KDM, juga menekankan bahwa capaian prestisius ini sepenuhnya merupakan bukti nyata dari kinerja kolektif para bupati, wali kota, kepala desa dan kelurahan, ketua RT, RW, hingga militansi kader posyandu di seluruh Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa tidak ada capaian besar yang bisa dicapai tanpa kerja sama dan dukungan dari semua elemen masyarakat.
Oleh karena itu, KDM mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlena dengan penghargaan ini. Melainkan harus tetap saling menjaga, bahu-membahu, serta memberikan perhatian konkret terhadap gizi anak-anak di lingkungan sekitar.
"Apabila melihat anak-anak kekurangan gizi, maka segeralah memberikan makanan bergizi," kata Dedi menambahkan.
Dampak Imbauan bagi Ekonomi Lokal
Imbauan Dedi untuk memprioritaskan belanja di warung dan pedagang keliling memiliki dampak yang signifikan bagi perekonomian lokal. Para pedagang kecil, yang sering kali menghadapi persaingan ketat dengan toko modern dan ritel besar, akan mendapatkan peningkatan pendapatan jika lebih banyak warga berbelanja di tempat mereka. Hal ini pada gilirannya akan membantu mengurangi angka kemiskinan di wilayah ini, karena pendapatan yang lebih tinggi akan memungkinkan keluarga pedagang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, pakaian, dan pendidikan anak.
Selain itu, imbauan ini juga sejalan dengan gerakan belanja lokal yang sedang berkembang di Indonesia, yang bertujuan untuk mendukung ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan pada produk impor atau dari toko besar. Dengan mendukung pedagang keliling dan warung tetangga, warga juga dapat berkontribusi pada pengembangan komunitas lokal mereka, karena pendapatan yang diperoleh oleh pedagang kecil akan digunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga dan investasi di bisnis mereka, seperti menambah stok barang atau memperluas usaha.
Harapan untuk Masa Depan
Dedi berharap bahwa imbauan ini dapat mengubah perilaku belanja warga dan membantu mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di Jawa Barat. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan layanan penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, serta bekerja sama dengan semua elemen masyarakat untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Penghargaan yang diraih oleh Jawa Barat merupakan bukti bahwa upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting di wilayah ini telah mendapatkan apresiasi nasional. Dengan mengimbau warga untuk berbelanja di tempat lokal, Dedi berharap bahwa capaian ini dapat terus ditingkatkan dan dipercepat, sehingga angka kemiskinan ekstrem di Jawa Barat dapat terus menurun di tahun-tahun mendatang.