Dedi Mulyadi Bawa Pulang 13 Korban TPPO Jabar dari Maumere Hari Ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membawa pulang 13 warga Jabar korban TPPO dari Maumere, NTT, hari ini dengan penerbangan pukul 11.00 WITA.

Gubernur Jabar Antar Pulang 13 Korban TPPO dari Maumere
13 warga Jawa Barat yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya pulang ke tanah air hari ini, dibawa langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Rombongan korban terbang dengan penerbangan yang berangkat pukul 11.00 WITA, sesuai konfirmasi pihak terkait.
Rombongan Pengantaran yang Terlibat
Dedi Mulyadi berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo bersama rombongan pejabat daerah. Di antara mereka adalah Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar Siska Gerfianti, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar Asep Supriatna.
Sebelum tiba di Maumere, rombongan Dedi telah didukung oleh tim khusus dari Jabar. Ketua Tim Jabar Hukum Istimewa, Jutek Bongso, sudah berangkat satu hari lebih awal untuk menyiapkan proses pemulangan korban di Labuan Bajo. Dari Bandara Komodo, rombongan Dedi dilanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sikka untuk bertemu dengan Suster Ika, yang telah bertugas menangani dan merawat para korban TPPO asal Jabar selama beberapa waktu.
Kondisi Korban dan Rencana Selanjutnya
Dalam konfirmasi kepada awak media pada Senin (23/2/2026), Jutek Bongso menyatakan bahwa kondisi para korban saat ini dalam keadaan baik-baik saja. Ia mengkonfirmasi bahwa proses pemulangan korban telah selesai dan mereka telah terbang menuju Jawa Barat pukul 11.00 WITA.
"Sudah di pulangkan, sudah terbang tadi jam 11.00 WITA," ujar Jutek Bongso.
Belum ada informasi resmi mengenai rencana selanjutnya para korban. Beberapa kemungkinan yang diajukan adalah mereka akan langsung dibawa ke daerah masing-masing atau dibawa ke Bandung untuk mendapatkan pendampingan hukum dan layanan kesehatan tambahan dari DP3AKB Provinsi Jabar.
Pertemuan Tertutup dengan Pihak TRUK-F
Sebelum proses pemulangan korban, Gubernur Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke kantor TRUK-F di Biara Susteran SSpS Maumere, terletak di Jalan A. Yani Nomor 30, Maumere. Pertemuan antara pihak Gubernur Jabar dan perwakilan TRUK-F berlangsung secara tertutup dan tidak diizinkan akses oleh awak media.
Menurut informasi yang diperoleh, pertemuan tersebut membahas berbagai aspek terkait penanganan korban TPPO asal Jabar, antara lain:
- Kondisi kesehatan dan kesejahteraan para korban
- Proses pendampingan hukum untuk para korban
- Rencana pemulangan dan rehabilitasi korban setelah tiba di Jawa Barat
Latar Belakang Penyelamatan Korban TPPO
Peristiwa ini berawal dari penyelamatan 13 perempuan asal Jawa Barat yang menjadi korban TPPO di tempat hiburan malam Maumere. Suster Ika, yang berhasil menemukan dan menyelamatkan para korban, sempat bertemu dengan Dedi Mulyadi saat ia tiba di Maumere dan memberikan pesan khusus kepada pemerintah daerah Jabar. Pesan tersebut berkaitan dengan kebutuhan pendampingan hukum dan dukungan psikologis untuk para korban setelah pulang ke tanah air.
Sebelumnya, telah ada laporan mengenai penanganan Suster Ika terhadap para korban, yang telah menerima perhatian luas dari masyarakat dan pemerintah daerah. Kehadiran Dedi Mulyadi di Maumere diharapkan dapat mempercepat proses pemulangan korban dan memastikan bahwa mereka mendapatkan layanan yang layak setelah kembali ke Jawa Barat.
Analisis Peran Pemerintah Daerah dalam Penanganan TPPO
Keberhasilan pemulangan 13 korban TPPO asal Jabar ini menunjukkan peran penting pemerintah daerah dalam melindungi warganya, terutama yang menjadi korban kejahatan di luar daerah. Banyak korban TPPO seringkali menghadapi kesulitan dalam mendapatkan bantuan hukum dan dukungan karena berada di daerah yang tidak dikenal, sehingga kehadiran tim khusus dari pemerintah daerah sangat krusial dalam memastikan hak-hak korban terpenuhi.
Selain itu, kunjungan Dedi Mulyadi ke Maumere juga menunjukkan komitmen pemerintah Jawa Barat dalam menangani kasus TPPO yang melibatkan warganya. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani kasus serupa, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya TPPO dan pentingnya melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang.