Daniel Mutaqien Menjadi Ketua DPD Golkar Jabar Periode 2025-2030
Musda XI DPD Partai Golkar Jawa Barat menetapkan Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai ketua periode 2025-2030 dengan perolehan 24 suara dari 33 total suara yang terverifikasi.


Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 DPD Partai Golkar Jawa Barat secara resmi mengumumkan Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai ketua baru periode 2025–2030 setelah mengalahkan kandidat lain, Ahmad Hidayat, dalam kontestasi yang diwarnai proses verifikasi dokumen dukungan yang ketat.
Hasil Voting Akhir dan Perolehan Suara
Berdasarkan data resmi dari Panitia Pengarah (Steering Committee) Musda, Daniel mengantongi 24 suara dari total 33 pemilik hak suara, setara dengan 72,73 persen suara yang terverifikasi. Sementara Ahmad Hidayat hanya memperoleh 6 suara, atau 18,18 persen dari total suara yang sah.
Persyaratan Pendaftaran dan Awal Dukungan
Sebelum pelaksanaan pemilihan, kedua bakal calon telah melewati tahap verifikasi administrasi dan memenuhi semua syarat yang ditetapkan. Batas akhir pengembalian surat dukungan ditetapkan pada 1 April 2026 pukul 24.00 WIB, dengan kedua kandidat memenuhi syarat hingga batas waktu tersebut.
Daniel Mutaqien membawa dukungan awal dari berbagai elemen internal partai, termasuk 22 DPD kabupaten/kota, dua organisasi masyarakat (ormas) pendiri, ormas yang didirikan, serta satu organisasi sayap partai. Di sisi lain, Ahmad Hidayat mengklaim dukungan dari 16 DPD kabupaten/kota, dua ormas pendiri, ormas yang didirikan, serta satu sayap partai.
Verifikasi Dokumen dan Temuan Kejanggalan
Proses verifikasi dokumen dukungan dilaksanakan secara ketat berdasarkan Juklak Nomor JUKLAK-02/DPP/GOLKAR/IV/2025, dengan mempertimbangkan tiga aspek utama: keabsahan dokumen, tanggal penerbitan, serta keaslian tanda tangan. Panitia menemukan sejumlah kejanggalan yang signifikan, antara lain:
- 11 DPD kabupaten/kota melakukan dukungan ganda ke kedua kandidat
- 1 ormas pendiri dan 3 ormas yang didirikan terindikasi memberikan dukungan ganda ke kedua calon
- 1 dukungan sayap partai untuk Ahmad Hidayat tidak sah karena tanda tangan ketua organisasi yang dihasilkan dari pemindaian, bukan tanda tangan asli
- 3 DPD hanya ditandatangani oleh ketua tanpa sekretaris, yang tidak memenuhi syarat administrasi yang berlaku
Distribusi Dukungan yang Sah Setelah Klarifikasi
Setelah melakukan klarifikasi ulang terhadap semua dokumen yang ditemukan kejanggalan, panitia menetapkan dukungan yang sah untuk masing-masing kandidat:
- DPD kabupaten/kota: 10 DPD dinyatakan sah mendukung Daniel, sedangkan 1 DPD mendukung Ahmad
- Ormas pendiri: 2 dukungan sah untuk Daniel, 1 untuk Ahmad
- Ormas yang didirikan: 3 dukungan sah untuk Daniel, 2 untuk Ahmad
- Organisasi sayap partai: Semua dukungan untuk Daniel dinyatakan valid, sedangkan dukungan untuk Ahmad gugur total karena tidak memenuhi syarat keaslian tanda tangan
Implikasi Kemenangan Daniel Mutaqien
Dengan dominasi dukungan yang sah di hampir semua komponen evaluasi, sistem voting block secara otomatis mengunci kemenangan Daniel Mutaqien. Hasil ini juga menegaskan keunggulan politik Daniel dalam menggalang dukungan struktural di internal Partai Golkar Jawa Barat, yang membuatnya unggul jauh dalam kontestasi pemilihan ketua DPD baru.
Kemenangan ini diharapkan akan membawa arah baru bagi perjalanan Partai Golkar Jawa Barat dalam periode pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum mendatang, dengan Daniel sebagai pimpinan yang memiliki basis dukungan yang luas di seluruh wilayah Jawa Barat.
Berdasarkan laporan resmi Panitia Pengarah Musda XI DPD Partai Golkar Jawa Barat.