Cianjur Gencvirkan Aksi Bersih Atasi 200 Ton Sampah di Objek Wisata
DLH Cianjur gencarkan bersih-bersih di destinasi wisata, berhasil Angkut 200 ton sampah dominan plastik. Program melibatkan apparat dan pelaku pariwisata.

DLH Cianjur Turun Tangan, 200 Ton Sampah Plastik Dibersihkan dari Destinasi Wisata
Gerak nyata untuk menjaga kebersihan destinasi wisata di Kabupaten Cianjur terus digalakkan. Dinas Lingkungan Hidup setempat mengencarkan kegiatan bersih-bersih di sejumlah objek wisata sebagai upaya meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus melestarikan keindahan alam daerah.
Aksi Jumat Bersih Libatkan Pelaku Pariwisata
Kepala DLH Cianjur Komarudin menyatakan bahwa kegiatan pembersihan ini menjadi agenda rutin yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari aparat desa, kecamatan, hingga pelaku pariwisata daerah, semuanya turut berpartisipasi dalam aksi nyata yang dilakukan setiap hari Jumat.
"Gerakan bersama ini digalakkan agar kawasan wisata di Cianjur terlihat nyaman, bersih, dan indah. Langkah ini diharapkan membuat pengunjung betah berlama-lama," tutur Komarudin.
Dominasi Sampah Plastik Capai 200 Ton
Dari hasil pencatatan DLH, total sampah yang berhasil diangkut dari berbagai lokasi wisata mencapai 200 ton. Ironisnya, sebagian besar sampah tersebut merupakan jenis plastik yang sulit didaur ulang. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pengelolaan lingkungan wisata di daerah.
Baca Juga: Police Story: Lockdown Angkat Kisah Inspektur Selamatkan Sandera di Klub Malam
Untuk menyikapi hal tersebut, DLH Cianjur mengambil langkah strategis dengan:
- Menambah fasilitas tempat sampah di area-area strategis destinasi wisata
- Memasang papan peringatan agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya
- Menggencarkan program pilah sampah dari rumah untuk menekan volume buangan
Dampak Positif terhadap Ekonomi Lokal
Komarudin berharap aksi kebersihan ini mampu mendorong aparatur desa dan kecamatan untuk merutinkan kegiatan serupa. Pengelolaan sampah yang baik saat musim kunjungan tinggi dinilai mampu mendongkrak perputaran ekonomi di kawasan wisata.
"Volume sampah berpotensi meningkat saat musim liburan," jelas Komarudin. Untuk itu, gerakan bersih-bersih difokuskan setiap akhir pekan agar keasrian pemandangan alam dan pantai di Cianjur tetap terjaga.
Program Tukar Sampah Plastik di Car Free Day
Guna memberikan nilai ekonomis bagi warga, DLH Cianjur terus menggencarkan program pemilahan sampah. Sosialisasi menukar sampah plastik dengan berbagai produk juga digelart di dua titik area Car Free Day Cianjur.
"Kami berharap gerakan ini bisa ditularkan oleh masyarakat ke lingkungan sekitarnya," kata Komarudin.
Langkah ini dilakukan guna menekan volume buangan yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon.
Dengan semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat, Cianjur optimistis dapat mewujudkan destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.