Bupati Sumedang Imbau Warga Hindari Sahur On The Road untuk Ramadan Tertib dan Khusyuk
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengimbau warga tidak gelar sahur on the road selama Ramadan untuk menjaga ketertiban dan khusyuk ibadah, dengan alternatif sahur di rumah atau masjid

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir telah mengimbau seluruh warga Kabupaten Sumedang untuk tidak melaksanakan kegiatan sahur on the road selama bulan suci Ramadan. Imbauan ini dikeluarkan dengan latar belakang keinginan pemerintah daerah untuk menjaga keamanan, ketertiban umum, serta menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan kondusif di seluruh wilayah Sumedang. Bulan suci Ramadan adalah momentum di mana masyarakat fokus pada ibadah, sehingga gangguan ketenteraman bisa mengganggu kekhusyuan ibadah yang diharapkan.
Latar Belakang Imbauan
Dony menyampaikan imbauan tersebut dalam keterangan resmi pada IPP pada Rabu, 18 Februari 2026. Menurutnya, Pemerintah Daerah bertujuan memastikan bahwa setiap warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman, tanpa terganggu oleh kegiatan yang bisa menimbulkan masalah. Ia menegaskan bahwa imbauan ini bukan untuk mengekang kreativitas masyarakat, melainkan untuk melindungi kepentingan bersama semua orang selama Ramadan.
Potensi Gangguan dari Sahur On The Road
Kegiatan sahur yang dilakukan berkelompok di jalan raya seringkali menimbulkan berbagai masalah yang bisa mengganggu suasana Ramadan. Beberapa potensi gangguan yang disebutkan Bupati antara lain:
- Konvoi kendaraan yang menyumbat lalu lintas, menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengendara lain
- Penggunaan knalpot bising yang bisa mengganggu ketenangan lingkungan, terutama bagi yang sedang beribadah di rumah atau masjid
- Kerumunan yang sulit dikendalikan, yang berpotensi menimbulkan gesekan antar kelompok dan merusak nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ruh bulan Ramadan
Meskipun sebagian masyarakat melaksanakan sahur on the road dengan niat baik untuk berbagi makanan kepada sesama, terutama yang membutuhkan, Bupati menilai bahwa semangat berbagi ini harus disalurkan dengan cara yang lebih tertib dan terorganisir agar tidak menimbulkan masalah bagi orang lain.
Alternatif Sahur yang Lebih Tertib dan Aman
Untuk menggantikan kegiatan sahur on the road, Bupati menyarankan agar warga melaksanakan sahur di rumah bersama keluarga, atau menggelar sahur bersama di lingkungan yang lebih terkontrol, seperti di halaman masjid. Kegiatan ini tidak hanya lebih aman, tetapi juga bisa memberikan beberapa manfaat tambahan:
- Mempererat tali silaturahmi antar warga lingkungan
- Menghidupkan suasana keagamaan di masjid selama bulan Ramadan
- Memberikan kesempatan bagi kaum duafa untuk mendapatkan makanan sahur tanpa harus mencari di jalanan
"Sahur di rumah, atau sahur bersama di halaman masjid dengan menjaring jemaah masjid, warga sekitar, dan kaum duafa yang kebetulan melintas tentu akan lebih aman dan lebih terasa suasana kekeluargaannya," ujar Dony.
Ia menambahkan bahwa cara ini juga bisa memastikan bahwa semua orang bisa menikmati sahur dengan tenang, tanpa terganggu oleh keramaian di jalan raya.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketertiban Ramadan
Selain mengimbau warga untuk tidak melaksanakan sahur on the road, Bupati juga mengajak para tokoh masyarakat, pengurus DKM, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama bulan suci. Ia menekankan bahwa peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam mengarahkan generasi muda untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan positif, seperti tadarus Al-Qur’an, kajian keagamaan, dan bakti sosial.
Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap bahwa dengan kesadaran kolektif dari seluruh masyarakat, suasana Ramadan tahun ini bisa berlangsung lebih tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Ia juga menambahkan bahwa Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan harmoni di tengah masyarakat.
Pada akhir keterangannya, Bupati Dony mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga semua diberi kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah serta kehidupan sehari-hari.