Bupati Bandung: Antusiasme Kurban Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Ekonomi 2026
Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna mengungkap antusiasme warga melakukan ibadah kurban tahun 2026 tetap tinggi meskipun tekanan ekonomi. Jumlah hewan kurban diperkirakan 24 ribu ekor, dengan penghimpunan dana Baznas melebihi Rp2,1 miliar.

Konteks Perayaan Iduladha 1447 Hijriah
Pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan data terkait pelaksanaan ibadah kurban di wilayahnya. Dalam keterangan pers pada Kamis, 28 Mei 2026, ia menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban yang dipotong di Kabupaten Bandung diperkirakan mencapai sekitar 24 ribu ekor, mencakup kedua jenis hewan kurban umum yaitu sapi dan domba.
Antusiasme Masyarakat di Tengah Tekanan Ekonomi
Menurut Dadang, tingginya estimasi jumlah hewan kurban ini menjadi bukti meningkatnya kepedulian sosial masyarakat, meskipun kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih dan masih menghadapi berbagai tekanan, baik dari sisi nasional maupun global. Ia menegaskan bahwa antusiasme masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban tetap tinggi, meskipun tantangan ekonomi masih berlangsung.
"Saya berharap dan turut mendoakan warga masyarakat yang telah melaksanakan ibadah qurban, semoga rezekinya semakin bertambah dan berlimpah. Semoga pahalanya semakin berlimpah," ujar Dadang saat ditemui awak media.
Makna Spiritual dan Sosial Ibadah Kurban
Bupati Dadang juga menekankan bahwa pelaksanaan ibadah kurban tidak hanya memiliki nilai spiritual semata, tetapi juga mengandung makna kepedulian sosial terhadap sesama. Ia berharap momentum Iduladha tahun ini mampu memperkuat semangat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Bandung.
"Dengan melaksanakan ibadah qurban itu, pahanya sangat besar. Bahkan hewan yang dikurbankan nantinya bisa menjadi jembatan atau kendaraan di surga-Nya Allah SWT," tambahnya.
Penghimpunan Dana Kurban dan Distribusi
Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung mencatat penghimpunan dana kurban telah melampaui Rp2,1 miliar hingga tanggal yang sama. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Bandung, Abdul Rouf, menyampaikan bahwa jumlah penghimpunan dana kurban tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Rouf menjelaskan bahwa dana kurban berasal dari dua sumber utama:
- Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bandung, yang menyumbang Rp949,2 juta
- Masyarakat umum, yang menyumbang Rp1,235 miliar
Selain menghimpun dana kurban, Baznas Kabupaten Bandung juga telah melaksanakan pemotongan hewan kurban titipan dari para mudhohi atau shahibul qurban untuk segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurut Rouf, pihaknya juga menerima titipan dari Baznas RI berupa 15 ekor kambing yang akan didistribusikan ke warga Kabupaten Bandung.
Analisis Dampak dan Makna Sosial
Data yang dirilis oleh Baznas Kabupaten Bandung ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tekanan ekonomi, masyarakat tetap memprioritaskan pelaksanaan ibadah kurban dan kepedulian sosial. Peningkatan penghimpunan dana kurban juga menjadi bukti solidaritas sosial yang kuat di tengah tantangan ekonomi, di mana masyarakat masih berusaha untuk membantu sesama melalui ibadah kurban.