Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bupati Bandung: 74 Persen Program Terealisasi Satu Tahun Masa Jabatan

Bandung · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengumumkan 74 persen program visi-misi Pemkab Bandung terealisasi satu tahun masa jabatan, meskipun menghadapi penurunan transfer ke daerah dan tantangan fiskal.

Bupati Bandung: 74 Persen Program Terealisasi Satu Tahun Masa Jabatan

Kabupaten Bandung, Jawa Barat – Bupati Dadang Supriatna mengumumkan bahwa sekitar 74 persen program visi-misi serta 57 rencana aksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah terealisasi dalam satu tahun masa jabatannya, per 20 Februari 2026. Pencapaian ini dicapai meskipun dihadapkan pada tantangan fiskal yang signifikan di tahun pertama menjabat.

Tantangan Fiskal di Tahun Pertama

Pada tahun 2026, Pemkab Bandung menghadapi penurunan transfer ke daerah (TKD) dari Rp3,6 triliun menjadi Rp2,6 triliun, menurut keterangan Bupati. "Kami memang mengalami transisi kebijakan yang berdampak pada pengurangan TKD, tetapi kami tetap berjuang agar rencana aksi ini tetap berjalan untuk masyarakat Kabupaten Bandung," ujar Dadang Supriatna. Meskipun ruang fiskal terbatas, sejumlah program prioritas tetap dilaksanakan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Program Prioritas yang Sedang Dikerjakan

Salah satu program unggulan yang sedang diproses adalah pembangunan Bandung Bedas Convention Center di wilayah timur Kabupaten Bandung. Proyek ini saat ini berada pada tahap perencanaan teknis mendalam (DED) untuk memastikan kelayakan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Di sektor infrastruktur, Pemkab Bandung menetapkan target alokasi anggaran sebesar Rp1 triliun hingga Rp1,4 triliun dalam tiga tahun ke depan. Anggaran ini akan dioptimalkan dengan dukungan program pemerintah pusat, termasuk Instruksi Presiden terkait pembangunan jalan desa yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas di wilayah pedesaan.

Untuk program pemberdayaan masyarakat, Pemkab mengalokasikan sekitar Rp10 miliar untuk program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun ini. Pelaksanaan awal program ini telah dilakukan di sembilan titik melalui kegiatan karya bakti TNI yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Efisiensi Belanja dan Alih Anggaran ke Program Prorakyat

Untuk mengatasi keterbatasan anggaran, Pemkab Bandung melakukan efisiensi belanja non-prioritas seperti perjalanan dinas dan rapat-rapat yang tidak mendesak. Dana yang dihemat kemudian dialihkan ke program prorakyat yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

Beberapa program prorakyat yang mendapatkan alih anggaran ini meliputi:

Harapan Sinergi Antar Pemerintah

Dadang Supriatna juga menyampaikan harapan agar sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dapat mempercepat realisasi visi-misi pembangunan Kabupaten Bandung secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa kolaborasi antar tingkat pemerintah akan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan fiskal dan mencapai tujuan pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.