BRI Peduli Bagikan Masker dan Vitamin untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BRI Peduli membagikan masker dan vitamin gratis di empat titik Jakarta dan Lampung untuk membantu warga terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang juga berdampak ke wilayah Jawa Barat.

Aktivitas warga di sejumlah titik strategis Jakarta terganggu akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Untuk membantu masyarakat tetap terlindungi, BRI Peduli membagikan masker dan vitamin secara cuma-cuma di lokasi-lokasi dengan mobilitas tinggi.
Pembagian masker dilakukan di empat titik pada Senin (7/9). Lokasinya meliputi Halte Transjakarta CSW, kawasan MRT dan KRL Sudirman, Simpang Susun Semanggi, serta Bendungan Hilir. Bantuan serupa juga disalurkan di wilayah Lampung.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari program BRI Peduli Tanggap Darurat. Ia menjelaskan bahwa sebaran abu vulkanik dapat menurunkan kualitas udara dan menyebabkan gangguan pada pernapasan serta mata.
Baca Juga: Bandara Husein Sastranegara Dibuka Kembali Pukul 01.00 WIB, Penerbangan dari Bandung Normal
"Kami ingin hadir di tengah masyarakat dan memberikan dukungan yang sederhana, namun berarti. Pembagian masker dan vitamin ini merupakan bentuk kepedulian BRI untuk membantu masyarakat tetap terlindungi dan dapat menjalankan aktivitasnya di tengah kondisi sebaran abu vulkanik," kata Dhanny.
Masyarakat di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung dan Karawang, termasuk yang merasakan dampak abu vulkanik ini. Debu erupsi Krakatau terasa hingga Karawang, warga diminta gunakan masker dan kurangi aktivitas luar ruangan. Warga di pesisir Jawa Barat juga sempat diminta tenang karena erupsi tidak memicu tsunami.
Dhanny menambahkan bahwa langkah pencegahan seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan perlu dilakukan masyarakat. BRI berharap bantuan ini membantu warga menghadapi situasi dengan lebih aman dan nyaman.
BRI Peduli sendiri merupakan payung program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) BRI yang secara rutin hadir dalam situasi darurat maupun inisiatif sosial lainnya bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.