Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

BPBD Bandung mencatat dua anak tewas dalam longsor di Pangalengan

Bandung · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

BPBD Kabupaten Bandung mencatat dua anak tewas akibat tanah longsor di Kampung Mekarsari Pangalengan. Bencana terjadi setelah hujan lebat, BPBD menyalurkan bantuan dan imbau warga waspada.

BPBD Bandung mencatat dua anak tewas dalam longsor di Pangalengan

Dua Anak Tewas Akibat Longsor di Kampung Mekarsari Pangalengan BPBD

Tanah longsor yang melanda Kampung Mekarsari, Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu sore telah menewaskan dua anak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengkonfirmasi korban jiwa serta detail kondisi bencana dan penanganan yang dilakukan.

Kronologi Terjadinya Bencana

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin menjelaskan bahwa peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Pemicu utama adalah hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, membuat tanah menjadi labil dan bergerak. Material longsor dengan tinggi sekitar 15 meter dan panjang kurang lebih enam meter langsung menimpa dua unit rumah warga di lokasi.

Korban Jiwa dan Kerusakan Properti

Dua korban meninggal dunia akibat bencana ini, yaitu Aldi Alfarik (3 bulan) dan Rere Revania (5 tahun). Salah satu korban, Rere Revania sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bedas untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi tidak tertolong.

Kerusakan berat dialami oleh dua unit rumah warga:

Penanganan dan Imbauan BPBD

Setelah kejadian, BPBD bersama aparat desa dan unsur Muspika setempat melakukan asesmen menyeluruh ke lokasi bencana. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi lapangan serta mengantisipasi potensi ancaman longsor susulan.

BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban dan warga terdampak, meliputi:

Selain itu, BPBD mengimbau warga yang bermukim di sekitar lokasi longsor untuk mengosongkan bangunan mereka sementara waktu, mengingat kondisi tanah masih labil. Masyarakat juga diminta tetap waspada, terutama apabila hujan kembali turun, karena berpotensi memicu longsor susulan yang lebih parah.