Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

BMKG Perkirakan Hujan Lebat Disertai Petir Guyur Bandung Barat dan Cianjur hingga 15 November 2026

KBB · Oleh ·

BMKG memperkirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih mengguyur Bandung Barat, Cianjur, dan sejumlah daerah Jawa Barat pada 9-15 November 2026

BMKG Perkirakan Hujan Lebat Disertai Petir Guyur Bandung Barat dan Cianjur hingga 15 November 2026

Warga di Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, Purwakarta, dan Sukabumi diminta bersiap menghadapi hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang sepanjang 9 hingga 15 November 2026. Prakiraan itu keluar setelah sepekan terakhir hujan lebat sampai sangat lebat sudah lebih dulu mengguyur wilayah-wilayah tersebut. Artinya, tanah di sejumlah titik kemungkinan belum sempat mengering sebelum hujan berikutnya datang.

BMKG mencatat dinamika atmosfer masih mendukung pertumbuhan awan hujan di Jawa Barat pada periode itu. Hujan ringan diperkirakan merata di provinsi ini, sementara hujan sedang hingga lebat berdurasi singkat berpeluang muncul di sejumlah daerah. Warga diminta mewaspadai banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Kondisi ini muncul di tengah El Niño yang masih tergolong kuat. Indeks NINO 3.4 tercatat +2,88 hingga +2,91, dan fase Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang biasanya memicu cuaca kering. Meski dua faktor itu lazimnya menekan curah hujan, pertumbuhan awan hujan di Jawa Barat tetap signifikan.

Baca Juga: DSO Cianjur Juara Umum SBCK 2026 di Soreang, Tuan Rumah Kabupaten Bandung Menang di Hula Hoop dan Lari

Sepanjang 1 sampai 7 November 2026, hujan lebat hingga sangat lebat sudah terjadi di Kabupaten Bogor, Purwakarta, Cianjur, Sukabumi, Bandung Barat, Garut, dan Tasikmalaya. Gelombang atmosfer MJO dan Kelvin diperkirakan melintasi Jawa bagian barat pada pertengahan pekan mendatang. Lewatan itu menambah potensi awan konvektif.

Bagi pembaca di Bandung Raya, daerah seperti Bandung Barat dan Cianjur adalah jalur yang biasa dilalui warga untuk kerja dan wisata akhir pekan. Ketika hujan lebat turun sore hingga malam, jalan menurun dan tikungan di kawasan perbukitan rawan tergelincir. Beberapa hari sebelumnya, prakiraan hujan sangat lebat hingga ekstrem juga sudah menyasar Bandung dan sekitarnya.

Peringatan serupa bukan hal baru di wilayah ini. Sebelumnya, bibit Siklon 93S mendekati Jawa Barat dan BMKG mengingatkan potensi badai hingga kategori 2. Pola berulang ini membuat kesiapan warga di daerah rawan longsor dan genangan penting, terutama bagi yang tinggal di bantaran sungai dan lereng.

Baca Juga: Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka keempat Kasus Sadapan HP Presiden, Ini Perannya

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. Hujan berintensitas tinggi berisiko memicu banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah rawan. Informasi cuaca terbaru bisa dipantau lewat aplikasi Info BMKG, situs cuaca.bmkg.go.id, atau akun media sosial @bmkg_jawabarat.

Kewaspadaan tambahan diperlukan bagi warga yang merencanakan perjalanan darat, laut, maupun udara. Perubahan cuaca mendadak di jalur perjalanan bisa memperlambat waktu tempuh dan menambah risiko di jalan.