Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bayi Panda Satrio Taman Safari Jawa Barat Capai Berat 11,5 Kg

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Bayi panda raksasa Satrio di Taman Safari Jawa Barat telah mencapai berat 11,5 kg pada usia 169 hari, dengan kondisi kesehatan yang baik sesuai hasil pemeriksaan medis terbaru.

Bayi Panda Satrio Taman Safari Jawa Barat Capai Berat 11,5 Kg

Kabar Baik untuk Konservasi: Perkembangan Bayi Panda Satrio

Pada 15 Mei 2026, tim dokter hewan Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua Bogor Jawa Barat melakukan pemeriksaan rutin kesehatan pada bayi panda raksasa bernama Satrio Wiratama. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Satrio telah mencapai berat badan 11,5 kilogram dengan usia 169 hari sejak lahir pada 27 November 2025.

Satrio adalah anak pertama dari pasangan panda raksasa Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina), yang diimpor ke Indonesia untuk program konservasi dan edukasi publik. Kedua induknya telah menjadi daya tarik utama di Istana Panda Taman Safari Indonesia, yang menjadi salah satu destinasi wisata edukasi terpopuler di Jawa Barat.

Hasil Pemeriksaan Medis Terbaru

Tim medis melakukan serangkaian evaluasi menyeluruh untuk memantau pertumbuhan dan kesehatan Satrio, termasuk:

Menurut laporan resmi, Satrio dalam kondisi sehat dan aktif, dengan pertumbuhan yang sesuai dengan standar perkembangan panda raksasa muda. Dokter hewan menjelaskan bahwa pola makan Satrio yang terdiri dari susu formula khusus dan daun bambu segar telah mendukung peningkatan berat badan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

"Satrio menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dan adaptasi yang baik terhadap lingkungan barunya. Kami sangat puas dengan kondisinya saat ini," ujar kepala tim dokter hewan Taman Safari Indonesia.

Perawatan dan Pemantauan Rutin

Tim pemeliharaan TSI memberikan perhatian khusus pada Satrio, dengan pemantauan kesehatan 24 jam dan program stimulasi untuk mengembangkan keterampilan motoriknya. Mereka juga bekerja sama dengan lembaga konservasi internasional, termasuk World Wildlife Fund (WWF), untuk memastikan bahwa perkembangan Satrio sesuai dengan standar global.

Selama pemeriksaan, Satrio tampak tenang dan penasaran dengan lingkungan sekitarnya, yang menunjukkan tingkat kesejahteraan yang baik. Tim pemeliharaan juga menekankan bahwa mereka terus mengikuti protokol ketat untuk mencegah penyebaran penyakit dan memastikan keamanan Satrio.

Pentingnya Perkembangan Satrio untuk Konservasi

Perkembangan Satrio yang sehat menjadi bukti keberhasilan program pemeliharaan panda raksasa di Taman Safari Indonesia. Sebagai salah satu lokasi pertama di Indonesia yang berhasil melahirkan dan memelihara panda raksasa muda secara alami, TSI telah menjadi model untuk program konservasi serupa di seluruh negeri.

Panda raksasa diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), dengan populasi liar yang tersisa di sekitar 1.800 ekor di dunia. Program pemeliharaan panda raksasa di tempat penangkaran seperti Taman Safari Indonesia bertujuan untuk meningkatkan populasi dan mengembalikan habitat alami mereka.

Kabar baik tentang perkembangan Satrio diharapkan menarik lebih banyak pengunjung ke Taman Safari Indonesia, serta meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya melindungi spesies terancam punah. Selain itu, hal ini juga memberikan harapan baru untuk upaya konservasi panda raksasa di Indonesia dan dunia.