Bangun Kuota 900+ Siswa, Sekolah Rakyat Bekasi Ditarget Beroperasi Tahun Ajaran 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat Bekasi terus berlanjut, siap tampung 900-1.080 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027. Fasilitas asrama dan ruang kelas ditarget rampung tepat waktu.

Progres Positif Pembangunan Sekolah Rakyat Bekasi
Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat II di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, memasuki tahap penyelesaian akhir. Komisi V DPR RI optimistis proyek yang dikelola PT Brantas Abipraya (Persero) ini dapat rampung tepat waktu dan siap beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Optimisme tersebut mencuat setelah legislator melakukan kunjungan kerja spesifik ke lokasi proyek pada Jumat, 12 Juni 2025. Peninjauan langsung menjadi bentuk pengawasan terhadap качеitas konstruksi dan penyelesaian infrastruktur pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Fasilitas Terpadu untuk SD hingga SMA
Dalam kunjungannya, Komisi V DPR RI meninjau berbagai fasilitas yang tengah dibangun. Ruang kelas, asrama putra dan putri, rumah susun guru, hingga dapur menjadi bagian dari комплекс fasilitas pendidikan terpadu. Konsep yang diusung adalah boarding school yang terintegrasi bagi jenjang SD, SMP, dan SMA.
"Progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang positif. Meski waktu pengerjaan relatif terbatas, kualitas konstruksi harus tetap menjadi perhatian utama hingga proyek selesai," tegas Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda.
Konsep boarding school dipilih untuk memberikan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan karakter siswa secara menyeluruh. Dengan fasilitas asrama, siswa dapat fokus pada kegiatan akademik maupun pengembangan diri tanpa terganggu oleh faktor eksternal.
Kapasitas Besar untuk Masyarakat Desil 1 dan 2
Sekolah Rakyat Bekasi dirancang untuk menampung 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar. target tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat kategori desil 1 dan desil 2, yaitu kelompok miskin dan miskin ekstrem.
Program ini tidak sekadar menyediakan bangku belajar, melainkan juga infrastruktur pendidikan berkualitas yang memadai. Keberadaan sekolah ini diharapkan menjadi sarana pembentukan generasi unggul melalui lingkungan belajar yang terintegrasi.
Komitmen PT Brantas Abipraya dalam Pembangunan
Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menyambut positif kunjungan kerja legislator sebagai bentuk dukungan dan pengawasan. Masukan yang diberikan menjadi motivasi untuk menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan penyelesaian sesuai target.
"Kami berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa yang nantinya akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat ini," jelas Dian.
Perusahaan terus melakukan percepatan pekerjaan bersama seluruh pemangku kepentingan. Pengawasan ketat diterapkan agar seluruh fasilitas dapat beroperasi optimal saat tahun ajaran baru dimulai.
Dampak Sosial Jangka Panjang
Dian menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat memiliki dampak sosial yang sangat besar. Inisiatif ini membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kami terus mendukung program dan pembangunan infrastruktur pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi penerus bangsa," tutup Dian.
Harapan Pemerataan Pendidikan
Kehadiran Sekolah Rakyat Bekasi menjadi bukti nyata upaya pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Barat. Melalui sinergi antara pemerintah dan swasta, diharapkan,更多的 anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan layak yang selama ini sulit dijangkau.
Program ini diharapkan menjadi model pendidikan terintegrasi yang dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga kesenjangan akses pendidikan di Indonesia dapat terus diperkecil.