Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bandung: Cek Hewan Kurban Idul Adha Bebas PMK dengan Stiker Barcode

Bandung · Oleh Nayla Putri ·

Pemerintah Kota Bandung melakukan pemeriksaan ketat terhadap hampir 15 ribu hewan kurban menjelang Idul Adha, memastikan hewan bebas PMK dan dilengkapi stiker barcode untuk verifikasi data kesehatan.

Bandung: Cek Hewan Kurban Idul Adha Bebas PMK dengan Stiker Barcode

Hari Raya Idul Adha semakin dekat, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan langkah antisipasi ketat terhadap hewan kurban yang akan disembelih. Salah satu fokus utama pemeriksaan adalah memastikan tidak ada kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan yang dijual di berbagai titik penjualan di kota ini.

Pemeriksaan Luas ke Seluruh 30 Kecamatan Bandung

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung Wilsandi Saefuloh mengatakan tim gabungan telah memeriksa hampir 15 ribu hewan kurban di seluruh wilayah Kota Bandung. Tim yang diterjunkan terdiri dari dokter hewan profesional, relawan mahasiswa, dan institusi pendidikan tinggi, yang disebar ke 30 kecamatan di kota ini.

Pemeriksaan dilakukan secara aktif, termasuk pada titik-titik penjualan yang masih sepi atau baru terbentuk. Sampai saat ini, belum ditemukan kasus PMK pada hewan kurban yang diperiksa, ujar Wilsandi dalam keterangan pers di Bandung, Selasa.

"Kalau penyakit menular seperti PMK dan sebagainya, Alhamdulillah sampai saat ini belum ditemukan. Karena itu memang menjadi salah satu syarat utama pemeriksaan kami," kata Wilsandi.

Stiker Barcode sebagai Bukti Transparansi Pemeriksaan

Hewan kurban yang telah dinyatakan sehat dan layak disembelih akan diberikan stiker khusus sebagai tanda telah lolos pemeriksaan kesehatan. Stiker tersebut dilengkapi barcode yang memuat identitas unik setiap hewan dan hasil pemeriksaan kesehatannya.

Masyarakat dapat memindai barcode tersebut melalui aplikasi yang tersedia untuk melihat data lengkap hasil pemeriksaan hewan kurban yang mereka beli. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan memberikan kepercayaan kepada publik bahwa hewan yang mereka pilih sehat dan aman untuk disembelih.

"Di stiker itu ada barcode juga. Jadi satu hewan mempunyai identitas yang tersimpan di dalam stiker tersebut. Nanti masyarakat bisa melakukan pemindaian melalui aplikasi untuk melihat data hasil pemeriksaannya," ujar Wilsandi.

Tindakan Lanjutan untuk Hewan yang Diduga Sakit

Jika ditemukan hewan yang menunjukkan indikasi penyakit tertentu, tim akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah hewan tersebut masuk kategori layak atau tidak untuk disembelih.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Adha, untuk memastikan semua hewan yang dijual di Kota Bandung memenuhi syarat kesehatan yang ditetapkan.

"Kalau ditemukan hewan yang sakit atau ada indikasi penyakit tertentu, nanti akan diperiksa lebih lanjut untuk menentukan apakah masuk kategori layak atau tidak," katanya.

Upaya ketat ini diharapkan dapat mencegah penyebaran penyakit menular seperti PMK dan menjaga keamanan pangan masyarakat selama perayaan Idul Adha di Kota Bandung.