Bakesbangpol Kota Bandung Gelar Aksi Teatrikal Hari Kebangkitan Nasional
Pegawai Bakesbangpol Kota Bandung menggelar aksi teatrikal di Balai Kota Bandung pada 20 Mei 2026 untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional, dengan memerankan tentara nasional dalam cerita perjuangan bangsa melawan penjajahan.

Rabu, 20 Mei 2026, Balai Kota Bandung menjadi lokasi spesial saat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung menggelar aksi teatrikal peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Acara ini menampilkan peran para pegawai Bakesbangpol sebagai tentara nasional, menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia untuk bersatu melawan penjajahan.
Latar Belakang Hari Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan Nasional jatuh pada setiap 20 Mei, peristiwa yang mengenang momen penting Sumpah Pemuda tahun 1928. Pada saat itu, para pemuda dari seluruh penjuru Indonesia bersatu untuk menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Momentum ini menjadi titik balik dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, ketika kesadaran nasional yang tadinya terpisah menjadi satu kesatuan yang kuat.
Konsep Aksi Teatrikal yang Unik
Berbeda dari peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada umumnya, aksi teatrikal ini tidak hanya menampilkan bacaan sejarah atau pidato. Skrip aksi ini dirancang untuk menghidupkan kembali momen-momen penting dalam perjuangan bangsa, dengan cara yang lebih interaktif dan mudah dipahami. Para pemain, yang semuanya adalah pegawai Bakesbangpol Kota Bandung, memerankan adegan di mana tentara nasional bersatu untuk melawan penjajahan, menekankan nilai-nilai persatuan, keberanian, dan cinta tanah air.
Proses Persiapan Aksi
Sebelum acara digelar, para pegawai Bakesbangpol menjalani latihan selama beberapa minggu. Meskipun sebagian dari mereka tidak memiliki pengalaman dalam dunia teater, antusiasme mereka sangat tinggi. Mereka bekerja sama dengan sutradara teater lokal untuk menyempurnakan skrip dan adegan, agar pesan yang ingin disampaikan bisa diterima dengan baik oleh penonton. Beberapa pemain juga melakukan riset tentang sejarah Hari Kebangkitan Nasional, untuk memastikan bahwa adegan yang diperankan sesuai dengan fakta sejarah.
Tujuan dan Harapan Acara
Acara ini memiliki dua tujuan utama: pertama, untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan cara yang kreatif dan menarik, dan kedua, untuk meningkatkan kesadaran para pegawai Bakesbangpol serta masyarakat umum tentang nilai-nilai kebangsaan. Kepala Bakesbangpol Kota Bandung, dalam sambutannya saat acara dibuka, mengatakan bahwa aksi teatrikal ini akan menjadi agenda tahunan, agar generasi muda bisa terus belajar tentang sejarah perjuangan bangsa.
Tanggapan Penonton dan Peserta
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 200 penonton, termasuk pelajar SMA dan universitas di Kota Bandung, serta masyarakat umum. Salah seorang penonton, Siti (28 tahun), mengatakan bahwa aksi teatrikal ini memberikan pengalaman yang berbeda untuk mempelajari sejarah, dibandingkan dengan hanya membaca buku.
"Saya bisa merasakan semangat perjuangan para pendahulu melalui adegan yang diperankan, dan itu membuat saya lebih menghargai kemerdekaan yang kita miliki sekarang," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pemain, Andi (32 tahun), mengatakan bahwa ia merasa bangga bisa berpartisipasi dalam aksi ini, dan berharap acara ini bisa mengajak lebih banyak orang untuk menghargai nilai-nilai persatuan.
Penutup
Aksi teatrikal ini menjadi salah satu peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang unik dan berkesan di Kota Bandung. Dengan melibatkan pegawai Bakesbangpol sebagai pemain, acara ini berhasil menyampaikan pesan sejarah dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami. Semoga acara seperti ini bisa terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang, agar nilai-nilai kebangsaan dan persatuan tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.