Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Arus Mudik H-3 2026 Jalur Nagreg Bandung Capai 110 Ribu Kendaraan

Bandung · Oleh Nayla Putri ·

Pada H-3 Lebaran 2026, arus mudik jalur Nagreg Bandung tercatat 110.362 kendaraan, diprediksi melebihi puncak tahun lalu.

Arus Mudik H-3 2026 Jalur Nagreg Bandung Capai 110 Ribu Kendaraan

Kondisi Arus Mudik Jalur Nagreg di H-3 Lebaran 2026

Pada Rabu, 18 Maret 2026, jalur akses mudik Nagreg di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami kepadatan tinggi dalam masa H-3 sebelum Lebaran Idul Fitri 2026. Data resmi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung menunjukkan bahwa sebanyak 110.362 kendaraan telah melintasi jalur tersebut dalam periode pengamatan.

Istilah H-3 sendiri merujuk pada tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri, yang umumnya menjadi awal puncak arus mudik di Indonesia. Sebagian besar masyarakat memulai perjalanan pulang ke kampung halaman pada periode ini untuk merayakan hari raya bersama keluarga.

Tujuan Utama Perjalanan Mudik

Sebagian besar kendaraan yang melintasi jalur Nagreg menuju beberapa destinasi populer di wilayah Jawa Barat dan Tengah, antara lain:

Prediksi Peningkatan Kepadatan

Menurut catatan Satlantas Polresta Bandung, jumlah kendaraan yang melintasi jalur Nagreg diprediksi akan terus meningkat seiring mendekati hari raya. Angka 110.362 kendaraan yang tercatat pada hari ini diperkirakan akan melebihi puncak arus mudik tahun lalu, yang mencapai total 115.000 kendaraan.

Kepadatan arus mudik yang tinggi ini berpotensi menimbulkan kemacetan panjang yang bisa menghambat perjalanan masyarakat. Oleh karena itu, Satlantas telah menyiapkan beberapa langkah penanganan untuk mengatasi masalah lalu lintas selama periode mudik, seperti:

Situasi Nyata di Lapangan

Dokumentasi situasi antrean pengendara menunjukkan bahwa kendaraan berbaris rapat sepanjang jalur Nagreg, dengan pengendara yang sabar menunggu giliran melanjutkan perjalanan. Meskipun kondisi lalu lintas tidak terhambat total, kepadatan yang tinggi membuat perjalanan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan hari biasa.