Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop2 Bandung Catat Okupansi 101,6%

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan ·

Hingga H+4 arus balik Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung mencatat okupansi tiket kereta api mencapai 101,6 persen dengan total penumpang berangkat dan tiba masing-masing melebihi 24 ribu orang.

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop2 Bandung Catat Okupansi 101,6%

Detail Pergerakan Penumpang Arus Balik

Hingga Selasa, 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencapai puncaknya pada hari ke-4 periode arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Data dari Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menunjukkan bahwa tingkat okupansi tiket kereta jarak jauh telah melampaui kapasitas tersedia, mencapai 101,6 persen.

Pada hari yang sama, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun di wilayah operasi tersebut mencapai 24.712 orang. Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan jumlah keberangkatan terbanyak, dengan 6.835 penumpang, diikuti Stasiun Kiaracondong yang melayani 4.036 penumpang menuju berbagai tujuan daerah di Pulau Jawa.

Selain arus keberangkatan, arus kedatangan penumpang ke wilayah Daop 2 Bandung juga menunjukkan angka yang tinggi, mencapai 24.103 orang. Stasiun Bandung menerima kedatangan 7.057 penumpang, sedangkan Stasiun Kiaracondong mencatat 4.863 penumpang tiba dari berbagai kota. Menurut Kuswardojo, tingginya angka kedatangan menjadi indikator jelas bahwa arus balik Lebaran tahun 2026 telah mencapai puncaknya, terutama di jalur-jalur favorit yang menghubungkan kota-kota besar di wilayah Jawa.

Kondisi Kumulatif Selama Periode Angkutan

Secara keseluruhan, penjualan tiket kereta api untuk periode angkutan Lebaran yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 351.252 tiket terjual. Angka ini bahkan melebihi total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yang mencapai 345.840 kursi.

Kuswardojo menjelaskan bahwa kondisi okupansi yang melebihi 100 persen dimungkinkan karena adanya pola perjalanan dinamis dari penumpang, termasuk penggunaan tiket parsial dan penumpang yang naik-turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan. Hal ini membuat jumlah penumpang di setiap rangkaian kereta dapat melebihi kapasitas standar tanpa menambah jumlah rangkaian secara drastis.

Langkah Antisipasi dan Imbauan Publik

KAI Daop 2 Bandung telah mengambil berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode arus balik Lebaran, di antaranya:

Ia menegaskan bahwa petugas di seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung telah disiagakan untuk mengawasi proses boarding dan kedatangan penumpang, guna menghindari kepadatan berlebih di area stasiun dan memastikan keamanan selama perjalanan.

Kuswardojo juga mengimbau kepada seluruh penumpang yang akan melakukan perjalanan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan tiket dan identitas diri telah sesuai, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya mengikuti aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama selama periode angkutan Lebaran.

Optimisme dalam Menyelesaikan Layanan

Meskipun menghadapi lonjakan penumpang yang signifikan, Kuswardojo menyatakan bahwa KAI Daop 2 Bandung optimis dapat melayani kebutuhan masyarakat selama seluruh periode angkutan Lebaran dengan aman dan terkendali. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan pergerakan penumpang dan akan menyesuaikan langkah operasional jika diperlukan untuk memastikan kelancaran layanan.

"Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat di musim padat seperti Lebaran, karena memberikan kenyamanan dan keamanan yang terjamin," ujar Kuswardojo.