Analisis Potensi Sergio Castel dan Kurzawa Jadi Starter Persib di Liga 1
Bojan Hodak optimis Sergio Castel dan Layvin Kurzawa bisa jadi starter Persib setelah adaptasi, meski tengah berjuang menghadapi level kompetisi ACL 2 dan cuaca Thailand.

Strategi Bojan Hodak Rakit Formasi Baru dengan Duet Eks La Liga dan PSG
Bojan Hodak menilai Sergio Castel dan Layvin Kurzawa masih butuh proses adaptasi, namun keduanya berpeluang menjadi starter di kompetisi domestik. Pelatih Persib Bandung itu menyebut potensi besar terlihat saat duet anyar tersebut turun di babak kedua laga kontra Ratchaburi FC pada fase gugur ACL 2.
"Keduanya adalah pemain baru dan tentu saja membutuhkan waktu untuk menyatu dengan pemain lain. Tapi mereka memiliki potensi untuk bermain dan bisa membantu kami di liga nanti, bahkan berpeluang menjadi starter," ujar Hodak usai laga.
Tantangan Adaptasi di Level Asia
Hodak menekankan bahwa intensitas pertandingan di kancah Asia lebih tinggi dibanding Liga 1. Perbedaan ritme, kecepatan, dan ketepatan operan menjadi PR utama bagi skuad Maung Bandung.
- Level kompetisi Asia naik satu tingkat dari Super League
- Faktor cuaca tropis memengaruhi stamina pemain
- Kelembapan udara memaksa keringat lebih cepat keluar
"Kendalanya, level di sini lebih tinggi dari liga kita, jadi tidak mudah bermain di sini. Karena itu, terkadang level permainan memang harus dinaikkan," tambahnya.
Cuaca Jadi Kunci Energi di Babak Kedua
Persib tampil impresif di 45 menit pertama, namun performa menurun drastis setelah jeda. Hodak menyebut suhu dan kelembapan Bangkok jadi biang keladi. Para pemain kehilangan tenaga lebih cepat, sehingga Ratchaburi mampu membalikkan keadaan.
"Babak pertama kami bermain cukup baik. Tapi di babak kedua, masalah utamanya adalah cuaca. Di sini lebih panas, kelembapannya berbeda, dan pemain berkeringat lebih banyak. Itu menguras energi dan menjadi keuntungan bagi tuan rumah," jelasnya.
Balas di Bandung: Manfaatkan Iklim Jawa Barat
Melihat kondisi serupa, Hodak optimistis Persib bisa membalas sait tandang. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) berada pada ketinggian 700 mdpl dengan suhu relatif sejuk. Perbedaan iklim diyakini akan jadi senjata ampuh saat Ratchaburu datang bulan Maret mendatang.
"Hal yang sama nanti akan dirasakan tim tamu di Bandung, dan itu juga akan sulit bagi mereka," ujarnya.
Jadwal Padat, Waktu Tinggal Dua Pekan
Setelah tampil di Thailand, Persib harus segera beralih fokus ke Liga 1. Jeda internasional Februari memberi rentang latihan selama dua pekan sebelum menjamu Ratchaburi di leg kedua. Hodak menargetkan integrasi Castel dan Kurzawa rampung dalam periode tersebut.
Rencana program latihan:
- Double session fisik dan taktik
- Video analysis pola permainan Ratchaburi
- Mini match internal untuk membangun chemistry
- Set-piece drill memanfaatkan tinggi Castel
Persaingan Posisi di Lini Depan
Kehadiran Castel otomatis memicu persaingan sehat dengan David da Silva dan Ciro Alves. Hodak menegaskan belum menentukan starter karena ketiganya memiliki keunggulan berbeda. Castel dianggap cocok menghadapi pertahanan fisik Asia Tenggara berkat postur target man 1,88 m.
"Kami punya opsi berbeda. David lebih gesit, Ciro lihai di kotak terlarang, sementara Castel kuat di udara. Semua tergantung kebutuhan taktik," tuturnya.
Kurzawa Siap Rebut Slot Bek Kiri
Sementara itu, Kurzawa diproyeksikan bersaing dengan Rezaldi Hehanusa. Bek asal Prancis itu membawa pengalaman 200 laga di Ligue 1 serta 23 caps bersama Timnas Prancis. Kecepatan dan umpang silangnya diyakini bakal memperkaya varian serang Persib.
"Rezaldi sudah bagus, tapi Kurzawa punya skillset internasional. Persaingan ini akan membuat keduanya terus berkembang," ujar eks pelatih Arema FC itu.
Target Lolos 16 Besar & Konsistensi Liga 1
Hodak menegaskan ambisi dua jalur: menembus perempat-final ACL 2 sekaligus menjaga asa juara Liga 1. Baginya, kemenangan atas Ratchaburu di leg kedua sangat krusial karena akan membangun momentum menuju laga-laga penting domestik.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Persib bisa kompetitif di Asia. Jika lolos, itu sekaligus modal percaya diri lawan klub-klub besar Indonesia," pungkasnya.