Alasan Persib Bandung Pindah Jadwal Latihan ke Malam Selama Ramadan
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjelaskan alasan tim pindah jadwal latihan ke malam hari selama Ramadan, dengan program tetap sama seperti musim normal dan metode ini diterapkan selama tiga tahun.

Alasan di balik perubahan jadwal latihan Persib Bandung
Persib Bandung telah menyesuaikan jadwal latihan mereka ke malam hari selama bulan Ramadan tahun 2026, sebagai langkah untuk menyeimbangkan antara menjaga performa tim dan memungkinkan para pemain menjalankan ibadah puasa dengan optimal. Penyesuaian ini diumumkan langsung oleh pelatih utama Bojan Hodak, yang menegaskan bahwa perubahan jadwal ini bukanlah keputusan spontan, melainkan rutinitas yang sudah teruji selama beberapa musim.
"Ini normal, kami hanya perlu sedikit mengubah gaya hidup," ujar Hodak dalam wawancara eksklusif.
Hodak, pelatih asal Kroasia yang telah menangani beberapa klub di kawasan Asia Tenggara, menambahkan bahwa perubahan jadwal ini memberikan beberapa keuntungan utama bagi para pemain. Pertama, pemain bisa tidur lebih lama pada pagi hari, sehingga mereka mendapatkan istirahat yang cukup sebelum menjalani sesi latihan malam. Kedua, pemain bisa menyelesaikan buka puasa terlebih dahulu sebelum memulai latihan, sehingga kondisi energi mereka tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan yang signifikan selama sesi fisik.
Menurut Hodak, pola latihan malam ini jauh lebih ideal dibandingkan memaksakan latihan di siang hari selama bulan Ramadan. Jika latihan dilakukan di siang hari, intensitas permainan tidak akan mencapai titik maksimal, yang berpotensi berdampak negatif pada performa tim saat pertandingan resmi.
"Jadi mereka bisa tidur lebih lama pada pagi hari dan mereka berlatih di malam hari. Jadi mereka bisa beribadah dengan normal juga," jelasnya.
Intensitas latihan tetap konsisten meskipun jadwal berubah
Meskipun jadwal latihan berubah drastis, Hodak menegaskan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam program latihan yang dijalankan tim. Seluruh menu latihan, termasuk jenis sesi, durasi, dan intensitas, tetap identik dengan periode musim normal. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para pemain tetap mendapatkan stimulasi fisik yang cukup, tanpa mengorbankan kualitas latihan.
Hodak menegaskan bahwa menjaga intensitas latihan adalah kunci untuk mempertahankan kebugaran para pemain, terutama di tengah padatnya jadwal kompetisi selama bulan Ramadan. Tim akan menghadapi beberapa pertandingan resmi dalam beberapa minggu ke depan, sehingga performa yang konsisten sangat penting untuk mencapai target musim ini.
"Karena jika kami berlatih pada siang hari, intensitasnya tidak bisa penuh dan tentu saja di pertandingan itu tidak akan bagus," katanya.
Pengalaman internasional menjadi modal utama
Selama karirnya melatih klub-klub di kawasan Asia Tenggara, Hodak telah menerapkan metode latihan malam selama bulan Ramadan beberapa kali. Pengalaman ini membuat staf pelatih dan para pemain Persib Bandung sudah sangat familiar dengan ritme latihan yang baru, sehingga tidak mengalami kendala berarti saat menyesuaikan jadwal tahun ini.
Dia menambahkan bahwa staf pelatih telah melakukan persiapan matang untuk penyesuaian jadwal ini, termasuk mengkoordinasikan waktu makan buka puasa dan sesi latihan agar tidak saling mengganggu. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pemain bisa mendapatkan nutrisi yang cukup sebelum dan sesudah latihan, sehingga kondisi fisik mereka tetap terjaga.
Tahun 2026 ini menjadi tahun ketiga kalinya Persib Bandung menerapkan pola latihan malam selama bulan Ramadan, setelah sukses menjalani rutinitas serupa selama dua musim sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa tim telah terbiasa dengan ritme latihan yang baru, sehingga tidak perlu khawatir tentang penurunan performa selama periode ibadah puasa.
Pendekatan penyesuaian jadwal latihan ini diharapkan mampu menjaga kebugaran dan performa Persib Bandung dalam menghadapi padatnya jadwal kompetisi selama bulan Ramadan. Dengan pengalaman tiga tahun menjalankan pola serupa, staf pelatih optimis bahwa para pemain dapat beradaptasi dengan baik tanpa mengorbankan kualitas latihan atau ibadah puasa. Selain itu, penyesuaian ini juga menunjukkan bahwa Persib Bandung sangat memperhatikan kesejahteraan para pemain, terutama saat menjalani ibadah puasa.