Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

90 Ribu Kendaraan Masuk Bandung Long Weekend, Cileunyi-Buahbatu Padat

Bandung · Oleh Nabila Azzahra ·

Satlantas Polrestabes Bandung mencatat 90 ribu kendaraan masuk Bandung selama long weekend, dengan Cileunyi dan Buahbatu sebagai titik padat terbesar. Tim menyiapkan 130 personel mengantisipasi kepadatan.

90 Ribu Kendaraan Masuk Bandung Long Weekend, Cileunyi-Buahbatu Padat

Lonjakan Arus Kendaraan di Bandung Selama Long Weekend

Kota Bandung kembali dihadapkan pada lonjakan arus kendaraan yang padat selama long weekend pada akhir bulan Mei 2026. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung mencatat peningkatan volume kendaraan masuk ke wilayah kota sejak Jumat, 29 Mei 2026, dengan total sekitar 90 ribu unit dalam rentang waktu 12.00 hingga 15.00 WIB pada hari yang sama.

Data Traffic Counting yang Dilakukan Satlantas

Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi, mengkonfirmasi data traffic counting yang dilakukan timnya selama periode long weekend. Selain 90 ribu kendaraan yang masuk ke Kota Bandung, sekitar 60 ribu unit lainnya keluar dari wilayah kota dalam periode yang sama. Hal ini menyebabkan surplus kendaraan yang bertahan di dalam wilayah kota mencapai sekitar 30 ribu unit, baik roda dua maupun roda empat.

"Dari pantauan traffic counting yang ada di wilayah Polrestabes Bandung, saat ini terpantau dari pukul 12.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB, untuk kendaraan yang masuk ke arah Kota Bandung sudah tercatat sekitar 90 ribu kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Sedangkan yang keluar sekitar 60 ribu kendaraan," ujar Hudi dalam keterangan persnya pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Titik Kemacetan Terbesar di Kota Bandung

Menurut Hudi, arus kendaraan terbesar masuk ke Kota Bandung berasal dari tiga akses utama, yaitu kawasan Cileunyi, Cibiru, dan Gerbang Tol Buah Batu. Khususnya dua akses terakhir, Cileunyi dan Buahbatu, menjadi penyumbang terbesar baik kendaraan masuk maupun keluar wilayah kota.

"Jadi titik penyumbang terbesar, baik kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung, seperti kita ketahui berasal dari arah Cileunyi, Cibiru, maupun dari arah Tol Buah Batu," katanya.

Lonjakan arus kendaraan ini tidak terlepas dari adanya long weekend yang memicu banyak wisatawan dan penduduk lokal melakukan perjalanan ke Kota Bandung, yang dikenal sebagai destinasi wisata kuliner dan budaya yang populer di Jawa Barat. Banyak pengunjung datang untuk menikmati suasana kota yang sejuk, kuliner khas, serta tempat wisata terkenal seperti Kawasan Braga dan Tangkuban Perahu.

Langkah Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas

Mengingat prediksi kepadatan lalu lintas akan terus meningkat hingga akhir pekan, Satlantas Polrestabes Bandung telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menempatkan 130 personel lalu lintas di sejumlah titik strategis. Personel tersebut tersebar di jalur arteri utama, pintu-pintu tol masuk dan keluar Kota Bandung, serta pusat-pusat keramaian seperti kawasan Braga dan pusat perbelanjaan.

"Untuk antisipasi kepadatan lalu lintas yang nanti akan masuk ke Kota Bandung, kami sudah menyiapkan personel, khususnya dari personel lalu lintas Polrestabes Bandung, sebanyak kurang lebih 130 personel yang akan tersebar di titik-titik kepadatan, baik di jalur arteri, pintu-pintu tol, maupun pusat-pusat keramaian," ujar Hudi.

Selain penempatan personel, tim Satlantas juga akan melakukan pengaturan arus kendaraan secara real-time untuk mengurangi risiko kemacetan yang lebih parah. Petugas akan memantau kondisi lalu lintas melalui sistem monitoring yang terpasang di beberapa titik strategis, serta memberikan arahan kepada pengemudi melalui rambu dan pengumuman suara.

Saran untuk Pengemudi

Meskipun sudah dilakukan langkah antisipasi yang maksimal, warga yang akan bepergian ke Kota Bandung selama long weekend disarankan untuk memeriksa informasi lalu lintas terbaru sebelum berangkat. Selain itu, disarankan untuk menggunakan alternatif rute jika memungkinkan, serta menghindari perjalanan pada jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Hal ini dapat membantu mengurangi waktu perjalanan dan menghindari kemacetan di titik-titik rawan.