Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

440 Jamaah Haji Kloter 03 Bekasi Berangkat dengan Pengawalan Humanis

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Pemerintah Kabupaten Bekasi melepaskan 440 jamaah haji Kloter 03 Tahun 1447 H dengan pelayanan inklusif, didukung pengawalan humanis aparat kepolisian untuk perjalanan suci ke Tanah Suci.

440 Jamaah Haji Kloter 03 Bekasi Berangkat dengan Pengawalan Humanis

Prosesi Pelepasan 440 Jamaah Haji Kloter 03 Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi, 23 April 2026 — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti prosesi pelepasan jamaah haji Tahun 1447 H/2026 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kamis pagi (23/4). Sebanyak kurang lebih 440 jamaah haji Kloter 03 secara resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Pondok Gede sebagai tahap awal perjalanan suci menuju Tanah Suci.

Tema Inklusif yang Menjadi Fokus Kegiatan

Kegiatan ini mengusung tema "Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan", yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan ibadah haji yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. Tampak hadir sejumlah unsur pendukung, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta keluarga jamaah yang turut mengantarkan dengan doa dan harapan terbaik untuk kelancaran perjalanan suci mereka.

Sambutan Plh. Bupati Bekasi kepada Para Jamaah

Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menyampaikan pesan penuh makna dalam sambutannya kepada para jamaah. Ia menegaskan:

"Jaga kesehatan, jaga kekompakan antar sesama jamaah, dan junjung tinggi nama baik bangsa Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang sarat nilai pengabdian dan ketakwaan."

Beliau juga berharap agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.

Peran Aparat Kepolisian dalam Pengamanan yang Humanis

Salah satu elemen kunci yang turut memastikan kelancaran acara adalah aparat kepolisian. Sebanyak 95 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh.

Dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan penuh empati, para petugas kepolisian memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi para jamaah dan keluarga yang melepas. Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pengawalan bus jamaah hingga menuju Asrama Haji Pondok Gede dengan penuh tanggung jawab, sebagai wujud nyata pelayanan Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat.

Sikap sigap, ramah, dan responsif yang ditunjukkan para personel menjadi cerminan pengabdian tanpa pamrih dalam melayani umat, sesuai dengan visi kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

Rangkaian Prosesi Pelepasan yang Sakral

Prosesi pelepasan ditandai dengan beberapa momen sakral, antara lain:

Isak haru keluarga yang melepas jamaah menjadi bagian dari momen sakral yang menguatkan makna perjalanan ibadah ini, menunjukkan kedekatan dan dukungan keluarga bagi yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Sinergi Antar Elemen untuk Keberhasilan Acara

Kelancaran pelepasan jamaah haji tahun ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Kerjasama ini memastikan bahwa semua tahapan prosesi berjalan sesuai rencana, tanpa hambatan yang signifikan.

Harapan terbesar dari kegiatan ini adalah agar seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta keselamatan dalam menunaikan ibadah haji, dan dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia.