3.600 Pendaftar Berebut 648 Kursi di SMKN 2 Bandung 2026, Jurusan Teknik Mesin Tetap Jawara
SMKN 2 Bandung 2026 mencatat 3.600 pendaftar untuk 648 kursi. Jurusan Teknik Mesin paling diburu, kini ada kelas industri Safran Boeing.

Pendaftaran SMKN 2 Bandung 2026 Capai 3.600 Pendaftar, Kuota Hanya 648 Kursi
Gelaran Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMKN 2 Bandung mencatatkan animo tinggi dari calon siswa. Dari total kuota 648 kursi untuk 18 kelas, tercatat 619 kursi telah terisi melalui proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).
"Untuk SPMB tahap satu tercatat ada 1.503 calon siswa yang memilih SMKN 2 Bandung sebagai pilihan pertama. Jika ditotal dari pilihan 1, 2, dan 3, jumlahnya mencapai 3.600 pendaftar," terang Agus Salim, Wakasek Bidang Hubinmas dan Ketua PPID SMKN 2 Bandung.
Enam Jurusan Kompeten jadi Pilihan
SMKN 2 Bandung menyediakan enam program keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri masa kini, antara lain:
Baca Juga: Paman Bacok Keponakan hingga Tewas di Warung Banyuresmi, Ancam 10 Tahun Penjara
- Teknik Pemesinan (Termasuk Teknik Desain Gambar Mesin)
- Teknik Pengelasan
- PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim)
- DKV (Desain Komunikasi Visual)
- Animasi
- TKJT (Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi)
Masing-masing jurusan dirancang untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan kompeten di bidangnya.
Jurusan Teknik Mesin Paling Diburu
Keenam jurusan tersebut memiliki daya tarik tersendiri, namun Teknik Mesin tetap menjadi primadona dengan tujuh kelas yang dibuka.
Baca Juga: Danantara Setuju Tagihan Utang KCIC Ditanggung Kemenkeu, Bukan Lagi di Laporan Investasi
Menurut Agus, tradisi ini berakar dari sejarah SMKN 2 Bandung sebagai sekolah STM 1 yang terkenal kuat di bidang permesinan. Reputasinya telah melekat di mata perusahaan-perusahaan industri.
"Saat ini kami memiliki Kelas Industri untuk Teknik Mesin yang bekerja sama dengan PT Safran, perusahaan penyuplai suku cadang pesawat terbang seperti Boeing. Inilah yang membuat lulusan kami memiliki daya serap kerja yang sangat baik," jelas Agus.
Kerja sama dengan PT Safran ini menjadi nilai tambah signifikan. Para siswa mendapat kesempatan belajar di kelas industri bertaraf internasional, yang secara langsung menghubungkan mereka dengan standar industri penerbangan global.
Sistem Pendaftaran yang Terstruktur dan Transparan
Guna melayani lonjakan pendaftar, SMKN 2 Bandung mengoptimalkan sistem dan sumber daya manusia. Pihak sekolah bahkan membuka pelayanan 24 jam selama gelaran SPMB.
"Bapak Kepala Sekolah menginstruksikan jumlah panitia yang cukup besar. Untuk operator verifikasi saja lebih dari 10 orang, pelayanan informasi 6 orang per hari, dan tim PPID 2 orang," lanjut Agus.
Mereka juga menyediakan layanan offline bagi orang tua yang datang langsung ke sekolah, serta hotline via WhatsApp yang siaga hampir 24 jam untuk merespons pertanyaan masyarakat.
Kesempatan Melalui SPMB Tahap Dua
Bagi yang belum berhasil di tahap pertama, jangan berkecil hati. SMKN 2 Bandung mengingatkan bahwa masih ada فرص melalui SPMB Tahap Dua.
"Segala sesuatu masih bisa berubah, misalnya jika ada siswa yang mengundurkan diri, posisi tersebut bisa terisi kembali. Jadi, masyarakat jangan pesimis, tetap optimis, dan terus berdoa karena proses pergeseran data masih sangat memungkinkan," pesannya.
Calon murid yang telah terpetaka pada SPMB Tahap 1 wajib melakukan daftar ulang pada 26 dan 29 Juni 2026. Sementara itu, SPMB Tahap Dua akan dibuka pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026 untuk memberikan kesempatan bagi calon murid yang belum terpetakan.
Dengan animo tinggi dan sistem yang terus diperbaiki, SMKN 2 Bandung konsisten menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi kompeten yang siap menghadapi tantangan industri modern.