Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

24 PNS Dilantik, Bupati Sumedang: Jangan Permainkan Jabatan

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Sebanyak 24 PNS resmi dilantik di Sumedang oleh Bupati Dony Ahmad Munir pada 22 Januari 2026. Bupati menekankan pentingnya tanggung jawab, integritas, dan rasa syukur dalam menjalankan jabatan untuk kepentingan masyarakat Sumedang.

24 PNS Dilantik, Bupati Sumedang: Jangan Permainkan Jabatan

Update Terbaru: 24 PNS Dilantik di Sumedang, Bupati Dony Tegaskan Amanah Jabatan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pada Kamis (22 Januari 2026), Gedung Negara Sumedang menjadi tempat pelantikan resmi 24 Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Acara ini tidak hanya sekadar formalitas administrasi, tetapi juga momentum penyerahan amanah jabatan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah bagi kesejahteraan masyarakat.

Dari total 24 PNS yang dilantik, tiga di antaranya menjabat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) setingkat Kepala Dinas, yaitu Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Sisanya terdiri dari 10 pejabat administrator dan pengawas, serta 11 pejabat fungsional yang akan mendukung operasional berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Amanah Jabatan: Lebih dari Hanya Formalitas

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa jabatan PNS bukanlah sekadar posisi atau perpindahan tugas, tetapi sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Momentum pelantikan ini tidak sebatas perpindahan tugas, tetapi sejatinya adalah perpindahan amanat. Ada tanggung jawab baru, target baru, dan semangat baru. Rakyat pun memiliki ekspektasi baru terhadap kinerja para PNS," ujar Bupati Dony.

Ia menekankan bahwa setiap PNS harus memahami bahwa jabatan yang diperoleh adalah hasil dari proses yang panjang dan kompetitif, sehingga harus dihargai dengan kinerja yang optimal.

Tanggung Jawab Moral dan Kontrak Kinerja kepada Masyarakat

Bupati Dony juga mengingatkan para PNS untuk tidak bermain-main dengan jabatan yang telah dipercayakan negara. Menurutnya, setiap jabatan merupakan tanggung jawab moral sekaligus kontrak kinerja kepada masyarakat yang harus dipenuhi dengan sebaik-baiknya.

"Untuk apa menjadi PNS kalau hidupnya tidak berkah. Jangan sekali-kali mencoba melanggar aturan, karena pada akhirnya pasti akan ketahuan," pungkasnya.

Ia juga menekankan pentingnya rasa syukur bagi para PNS yang telah berhasil melewati tahapan seleksi yang ketat, mulai dari menjadi honorer, kemudian PPPK paruh waktu, hingga akhirnya menjadi PNS. Rasa syukur ini harus diwujudkan melalui kinerja yang berintegritas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Niat Lurus sebagai Dasar Kinerja Berintegritas

Bupati Dony menekankan bahwa niat yang lurus adalah dasar untuk menjalankan tugas dengan baik. Ia mengajak para PNS untuk menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT, karena niat yang lurus akan melahirkan pikiran positif, ucapan positif, dan kebiasaan yang membentuk karakter yang baik.

"Luruskan niat kita di mana pun ditempatkan. Jadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Jika niat sudah lurus, maka apa yang kita kerjakan akan bernilai pahala," ucapnya.

Menurutnya, niat yang lurus akan membantu para PNS menghindari jalan pintas yang melanggar aturan dan tetap fokus pada tujuan utama, yaitu melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Tuntutan untuk Kinerja Optimal dan Adaptasi Lingkungan Baru

Selain itu, Bupati Dony meminta para PNS untuk mencintai pekerjaannya, cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, dan memahami kelebihan serta kekurangan organisasi tempat mereka bekerja. Ia juga mengutip filsuf Cina yang mengatakan bahwa untuk memenangkan pertempuran, seseorang harus mengenali dirinya sendiri, musuhnya, dan medan pertempurannya.

"Kalau sudah cinta pekerjaan, apa pun akan dilakukan. Kenali diri sendiri, kenali permasalahan di dinas, dan kenali medan kerja. Filsuf Cina mengatakan, jika ingin memenangkan medan pertempuran, kenali dirimu, kenali musuhmu, dan kenali medan-mu," tambahnya.

Dengan adaptasi yang baik dan pemahaman yang mendalam tentang lingkungan kerja, para PNS diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan Kabupaten Sumedang dan kesejahteraan masyarakatnya.