Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

2.285 Personel Dikerahkan Pengaman Laga Persib Bandung vs Persita di GBLA

Bandung · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polrestabes Bandung menurunkan 2.285 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan Persib Bandung vs Persita di Stadion GBLA, dengan langkah penyekatan dan larangan suporter tamu Persita.

2.285 Personel Dikerahkan Pengaman Laga Persib Bandung vs Persita di GBLA

Pertandingan BRI Super League antara Persib Bandung melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu malam pukul 20.30 WIB mendapat pengamanan maksimal dari kepolisian. Mengingat besarnya jumlah penonton yang diharapkan hadir, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menurunkan 2.285 personel gabungan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Rincian Personel dan Koordinasi

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan bahwa jumlah personel yang dikerahkan merupakan gabungan dari berbagai instansi terkait. Selain personel internal Polrestabes Bandung dan jajaran Polsek se-Kota Bandung, turut serta personel dari BKO Polda Jawa Barat, Brimob, Dinas Perhubungan, serta unsur TNI. Sebelum pertandingan, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua instansi yang terlibat untuk menyusun skema pengamanan yang tertib dan kondusif.

"Total pengamanan untuk pertandingan Persib melawan Persita nanti berjumlah sekitar 2.285 personel. Itu gabungan dari Polrestabes Bandung, jajaran Polsek, BKO dari Polda, Brimob, Dinas Perhubungan, serta unsur TNI," kata Asep di Bandung, Minggu.

Langkah Penyaringan Penonton

Asep menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga titik penyekatan strategis untuk menyaring penonton yang akan memasuki area stadion. Titik penyekatan tersebut terletak di Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang. Di setiap titik penyekatan, petugas akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan penonton. Beberapa barang terlarang yang tidak diizinkan memasuki area stadion antara lain senjata tajam, flare, dan minuman keras. Penonton yang membawa barang-barang tersebut akan diminta untuk meninggalkannya atau tidak diizinkan memasuki area stadion. Selain itu, penonton yang tidak memiliki tiket resmi juga tidak diizinkan memasuki area stadion dan akan diputar balik. Setelah melewati titik penyekatan, penonton akan menjalani pemeriksaan kedua saat memasuki tribun pertandingan sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama pertandingan berlangsung.

"Kalau ada suporter yang tidak memiliki tiket, akan kami putar balik. Kami pastikan yang masuk ke GBLA adalah mereka yang memiliki tiket resmi," ujar Asep.

Kebijakan Larangan Suporter Tamu

Dalam pertandingan ini, suporter dari Persita Tangerang tidak diizinkan memasuki area stadion. Kebijakan ini mengikuti aturan yang ditetapkan oleh PSSI yang melarang suporter tim tamu hadir pada pertandingan tandang. Kebijakan ini diimplementasikan untuk mencegah terjadinya konflik antara suporter tim tuan rumah dan tim tamu.

Imbauan untuk Bobotoh

Asep juga mengimbau kepada para suporter Persib Bandung (Bobotoh) untuk tidak membawa barang-barang terlarang dan menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung. Ia menekankan bahwa ketertiban penonton sangat penting untuk mencegah terjadinya kericuhan yang dapat menimbulkan korban dan gangguan kelancaran pertandingan. "Kami harap semua penggemar sepak bola dapat menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak keamanan selama pertandingan," tambah Asep.

(Gambar: ilustrasi pengamanan area stadion pertandingan sepak bola)