Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

1.672 Personel & 11 Titik Penyekatan: Pengamanan Takbiran 2026 Bandung

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan ·

1.672 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan malam takbiran hingga Idul Fitri 2026 di Kota Bandung, dengan 11 titik penyekatan di perbatasan sebagai fokus utama.

1.672 Personel & 11 Titik Penyekatan: Pengamanan Takbiran 2026 Bandung

Pengamanan Idul Fitri 2026: 1.672 Personel Siaga dan 11 Titik Penyekatan di Bandung

Kota Bandung menyiapkan 1.672 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian ibadah dan perayaan Idul Fitri 2026, mulai dari malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Idul Fitri. Pengamanan terpadu ini diluncurkan sebagai bagian dari Operasi Ketupat, yang bertujuan menjaga situasi tetap kondusif dan aman bagi seluruh masyarakat.

Plt Kapolrestabes Kota Bandung, Adiwijaya, menyatakan bahwa apel gelar pasukan yang dilaksanakan pada Jumat, 20 Maret 2026, menjadi momentum krusial untuk memastikan kesiapan seluruh personel. "Kita harus siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat yang drastis selama malam takbiran dan pagi hari pelaksanaan Salat Idul Fitri," ujar Adiwijaya di Mapolrestabes Kota Bandung.

Penempatan Personel dan Fokus Malam Takbiran

Sebelum malam takbiran tiba, seluruh personel telah disebar ke berbagai titik strategis di Kota Bandung, termasuk pos terpadu, pos pengamanan, dan pos pelayanan. Penempatan ini dirancang untuk mempercepat respons jika terjadi gangguan keamanan atau kepadatan arus lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi warga yang menjalankan ibadah.

Fokus utama pengamanan malam takbiran berada di wilayah perbatasan Kota Bandung, yang dinilai rawan karena menjadi jalur keluar masuk kendaraan dan mobilitas warga dari daerah sekitar. Sebanyak 11 titik penyekatan didirikan di perbatasan kota, dengan 720 personel gabungan yang ditugaskan khusus untuk melakukan pengawasan dan pengendalian arus lalu lintas.

"Penyekatan ini dibuat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk konvoi kendaraan yang sering terjadi pada malam takbiran," tambah Adiwijaya.

Pengamanan Lokasi Salat Idul Fitri

Selain pengamanan malam takbiran, kepolisian juga telah memetakan seluruh lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri yang tersebar di berbagai area Kota Bandung. Secara total, terdapat 52 lokasi ibadah yang terbagi menjadi:

Setiap lokasi akan mendapatkan pengamanan yang disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan perkiraan jumlah jamaah, guna memastikan ibadah berjalan tertib dan lancar tanpa hambatan.

Pengamanan Aktivitas Ziarah Hari Raya

Tidak hanya fokus pada malam takbiran dan Salat Idul Fitri, tim pengamanan juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk aktivitas ziarah yang biasanya dilakukan masyarakat setelah Hari Raya. Sebanyak 12 titik ziarah yang memerlukan perhatian khusus telah ditetapkan, dengan 522 personel gabungan yang ditugaskan untuk berjaga di area pemakaman.

"Kita siap menangani lonjakan pengunjung ziarah dan menjaga ketertiban di seluruh titik yang telah ditentukan," jelas Adiwijaya.

Pesan Humanis untuk Seluruh Personel

Dalam kesempatan yang sama, Adiwijaya mengingatkan seluruh personel yang bertugas untuk mengedepankan pendekatan humanis saat melaksanakan tugas. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap, ucapan, dan pelayanan yang ramah kepada masyarakat, agar tercipta suasana yang nyaman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri.

Dengan kesiapan seluruh personel dan koordinasi yang baik antar instansi, Adiwijaya optimis bahwa rangkaian pengamanan dari malam takbiran hingga hari raya dapat berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Semua pihak berharap perayaan Idul Fitri 2026 dapat diikuti dengan aman dan damai oleh seluruh masyarakat Kota Bandung.

Sumber: (dsn)