Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

161 Ribu Personel Polri Operasi Ketupat 2026, PU Pastikan Jalan Siap

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan ·

Polri menyiapkan 161 ribu personel gabungan untuk Operasi Ketupat 2026 mengamankan arus mudik Lebaran, sementara Kementerian PU pastikan infrastruktur jalan nasional dan tol siap digunakan.

161 Ribu Personel Polri Operasi Ketupat 2026, PU Pastikan Jalan Siap

Update Terbaru: Jumat, 13 Maret 2026

Operasi Ketupat 2026 telah resmi diluncurkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di seluruh Indonesia. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan lebih dari 161 ribu personel gabungan untuk menangani berbagai potensi gangguan selama periode perjalanan, sementara Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan seluruh infrastruktur jalan nasional dan tol siap melayani jutaan pemudik.

Pengamanan dengan Personel Gabungan dan Pos Strategis

Wakapolri Komjenpol Dedi Prasetyo mengkonfirmasi bahwa 161.000 personel gabungan akan ditempatkan di titik-titik kunci sepanjang periode mudik hingga perayaan Idul Fitri. Dalam pernyataannya, ia menegaskan:

"Personel disiapkan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi gangguan keamanan selama periode mudik hingga perayaan Idul Fitri."

Totalnya, Polri menyiapkan 2.746 pos layanan yang terbagi menjadi tiga kategori:

Pos-pos ini tersebar di jalur utama mudik, area istirahat, terminal, stasiun kereta api, pelabuhan, bandara, serta kawasan wisata dan tempat ibadah yang diprediksi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat menjelang dan setelah Lebaran.

Layanan Darurat Digital untuk Perjalanan Mudik

Selain pengamanan konvensional, Polri juga meningkatkan layanan publik melalui digitalisasi respons darurat. Dedi menjelaskan bahwa layanan darurat 110 telah disiapkan untuk mempermudah masyarakat melaporkan masalah selama perjalanan:

"Polri juga terus meningkatkan layanan kepada masyarakat melalui berbagai fasilitas, termasuk layanan darurat 110 yang dapat diakses masyarakat selama perjalanan mudik."

Layanan 110 dirancang untuk memangkas birokrasi pelaporan dan mempercepat respons petugas di lapangan. Ketika masyarakat melaporkan situasi darurat seperti kecelakaan lalu lintas, gangguan keamanan, atau kerusakan kendaraan, sistem akan melacak posisi pelapor dan menginstruksikan petugas di posko terdekat untuk bergerak dalam hitungan menit.

Kesiapan Infrastruktur Jalan oleh Kementerian PU

Dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR pada Rabu, 11 Maret 2026, Menteri PU Dody Hanggodo memastikan seluruh infrastruktur jalan siap mendukung arus mudik 2026. Pihaknya telah menerbitkan Instruksi Menteri PU 1/2026 sebagai pedoman pelaksanaan pengamanan dan perawatan infrastruktur selama periode perjalanan.

Beberapa langkah yang dilakukan oleh Kementerian PU meliputi:

Dody juga membagikan data kesiapan infrastruktur:

Selain itu, pemerintah telah menetapkan kebijakan diskon tarif tol rata-rata sekitar 30 persen untuk 29 ruas jalan tol pada periode arus mudik dan balik. Dody menjelaskan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas dan mendorong distribusi perjalanan masyarakat menjadi lebih merata.

Kesiapan ganda dari Polri dan Kementerian PU diharapkan dapat menciptakan perjalanan mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pemudik selama Lebaran 2026. Masyarakat diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan memanfaatkan layanan darurat jika diperlukan selama perjalanan.