Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

16 Pohon Tumbang di Bandung Akibat Hujan Angin, Tidak Ada Korban Jiwa

Bandung · Oleh Salsa Maharani ·

Cuaca ekstrem hujan dan angin kencang melanda Bandung Rabu (4/3), menyebabkan 16 pohon tumbang, merusak kendaraan dan bangunan, serta mengganggu lalu lintas. BPBD menanggapi cepat, belum ada korban jiwa.

16 Pohon Tumbang di Bandung Akibat Hujan Angin, Tidak Ada Korban Jiwa

Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bandung pada Rabu, 4 Maret 2026 siang hari. Badai yang berlangsung sekitar satu jam ini telah menimbulkan kerusakan luas, dengan belasan pohon tumbang di sejumlah titik, menimpa kendaraan, merusak bangunan, dan mengganggu arus lalu lintas di beberapa ruas jalan kota.

Kondisi Cuaca Ekstrem yang Melanda Bandung

Hujan deras yang disertai angin berkecepatan tinggi mengguyur wilayah Kota Bandung pada sore hari, menyebabkan kondisi cuaca yang tidak menentu. Menurut data sementara, badai ini menyebar ke beberapa kecamatan di seluruh kota, memicu risiko pohon tumbang dan kerusakan akibat angin kencang.

16 Titik Kerusakan Akibat Pohon Tumbang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mencatat setidaknya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang yang tersebar di berbagai wilayah kota. Salah satu insiden yang paling terlihat terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, di mana pohon mahoni raksasa tumbang dan menimpa dua kendaraan roda empat yang sedang terparkir. Selain itu, laporan serupa juga diterima dari sejumlah wilayah lain di Kota Bandung dalam waktu yang hampir bersamaan.

Dampak dari peristiwa ini tidak hanya terbatas pada kerusakan kendaraan, tetapi juga termasuk:

Aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi sempat terhambat akibat proses evakuasi puing dan pembersihan material pohon yang tumbang.

Respons Cepat BPBD dan Tim Terkait

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari Call Center 112 dan 113 sesaat setelah badai melanda. Tim BPBD langsung melakukan asesmen cepat di lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKP), regu rescue, serta UPT kewilayahan untuk menangani kejadian.

Dalam pernyataannya, Amires menjelaskan bahwa langkah yang diambil tim meliputi:

"Tim BPBD Kota Bandung menerima laporan dari Call Center 112 dan 113 serta langsung melakukan asesmen dan penanganan bersama unsur terkait."

Dia menambahkan bahwa tim gabungan masih bergerak di beberapa titik untuk memastikan situasi aman dan terkendali, serta melakukan pembersihan puing dan normalisasi akses lalu lintas. Hingga saat penerbitan laporan ini, tidak terdapat laporan korban jiwa, meskipun data ini bersifat sementara dan dapat berkembang sesuai hasil pendataan lanjutan di lapangan.

Imbauan Masyarakat Selama Musim Hujan

Amires juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan disertai angin kencang, terutama di wilayah Kota Bandung. Beberapa tips yang diberikan antara lain:

Dia juga menyarankan agar masyarakat segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center 112 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim terkait.

Musim hujan di wilayah Jawa Barat biasanya memasuki puncaknya pada bulan Maret, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan peringatan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menghindari risiko akibat cuaca ekstrem.