Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

14 Siswa di Cimahi Diduga Keracunan MBG, Dinkes Lakukan Pemantauan

Bandung · Oleh Nabila Azzahra · · Diperbarui 2 Maret 2026

14 siswa SD dan SMP di Kota Cimahi diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu 25/2/2026. Dinas Kesehatan melakukan pendataan dan penanganan korban di beberapa fasilitas kesehatan.

14 Siswa di Cimahi Diduga Keracunan MBG, Dinkes Lakukan Pemantauan

Kasus Keracunan MBG di Kota Cimahi

Rabu (25/2/2026) menjadi hari yang penuh kekhawatiran di Kota Cimahi, setelah belasan siswa tingkat SD dan SMP dilaporkan mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Mulyati, mengkonfirmasi laporan tersebut secara langsung saat berada di lokasi RSUD Cibabat, salah satu fasilitas kesehatan yang menangani korban.

Jumlah Korban dan Lokasi Perawatan

Mulyati menyampaikan bahwa total korban yang diduga mengalami keracunan mencapai 14 orang. Detail perawatan korban dibagi ke beberapa fasilitas kesehatan:

"Semuanya sudah tertangani dengan baik sesuai prosedur medis yang berlaku," ujar Mulyati. Dia menambahkan bahwa petugas Dinkes sedang melakukan pendataan berkala untuk memastikan tidak ada tambahan korban yang belum teridentifikasi.

Langkah Pemantauan dan Koordinasi

Untuk mencegah penyebaran kasus dan memastikan semua korban mendapatkan penanganan yang tepat, Mulyati telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi. Dalam komunikasi tersebut, ia meminta agar setiap sekolah segera melaporkan setiap siswa yang menunjukkan gejala keracunan, seperti mual, muntah, atau sakit perut, dan segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Saya sampaikan kepada Kadisdik bahwa apabila ada pasien bergejala untuk segera dibawa ke fasyankes terdekat," kata Mulyati.

Selain itu, Dinkes juga akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi sumber keracunan, termasuk memeriksa sampel makanan yang diberikan melalui program MBG. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan.

Konteks Program Makan Bergizi Gratis

Kasus ini kembali menyoroti perhatian yang lebih luas terhadap program Makan Bergizi Gratis di wilayah Jawa Barat. Beberapa waktu lalu, Himpunan Lingkungan Hidup dan Kesehatan Indonesia (HLKI) telah menyinggung kasus serupa dan meminta perbaikan tata kelola program MBG, terutama terkait penyediaan, pengolahan, dan distribusi makanan.

Program MBG yang diluncurkan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu telah menjadi program strategis pemerintah daerah, tetapi sering kali menghadapi tantangan dalam memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disalurkan. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti keracunan pada siswa di Cimahi, tetapi investigasi masih berlangsung.

Pembaruan Terkini

Sampai saat ini, kondisi semua korban yang dirawat dinyatakan stabil, menurut keterangan awal dari petugas medis di fasilitas kesehatan masing-masing. Dinkes Kota Cimahi akan terus memberikan pembaruan terkait kasus ini kepada publik melalui saluran resmi.