Zuli Zulkipli Desak Pemdes & Pemda Tambah PJU di Rancaiga Cegah Begal
Direktur LBH ARJUNA Zuli Zulkipli mendesak pemdes dan pemda tambah PJU di Rancaiga Cikarang serta minta polisi tingkatkan patroli untuk mencegah kriminalitas setelah insiden begal.

Latar Belakang Insiden Begal di Rancaiga
Direktur LBH ARJUNA, Zuli Zulkipli, S.H., telah mengemukakan keprihatinan serius atas insiden begal yang menimpa warga berinisial KW di kawasan Rancaiga, Cikarang Timur, Jawa Barat, pada pukul 02.30 WIB akhir-akhir ini. Kejahatan terjadi tepat di depan rumah Kuwu, di mana pelaku berhasil mencuri sepeda motor Honda Vario milik korban sebelum melarikan diri menggunakan Honda Beat Street.
Konteks Ramadan dan Tingkat Kriminalitas
Bulan Ramadan yang penuh dengan aktivitas ibadah malam seringkali menjadi periode rawan untuk peningkatan aktivitas kriminalitas, terutama di area dengan penerangan jalan yang minim. Zuli, yang merupakan putera daerah Cikarang Timur, menilai insiden ini harus menjadi peringatan bersama bagi seluruh elemen masyarakat dan pihak berwenang untuk mengambil langkah preventif lebih serius.
Permintaan Zuli untuk Tingkatkan Patroli Polisi
Zuli juga mendorong pihak kepolisian untuk memperkuat patroli di kawasan rawan selama jam-jam rentan, yaitu:
- Setelah salat tarawih hingga menjelang sahur, ketika sebagian warga sedang pulang dari kegiatan ibadah atau menyiapkan sahur
- Setelah subuh hingga menjelang pagi, saat beberapa warga mulai memulai aktivitas harian
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian pada waktu-waktu tersebut akan memberikan rasa aman bagi warga yang beribadah maupun bekerja, serta efektif mencegah terulangnya aksi kriminalitas.
Desak Pemdes dan Pemda Perbaiki Penerangan Jalan Umum
Salah satu langkah preventif paling krusial yang diprioritaskan oleh Zuli adalah peningkatan dan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik rawan di kawasan Rancaiga. Ia meminta Kepala Desa Hegarmanah, H. Amid Hendra, untuk mengoptimalkan tugasnya dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah.
"Penerangan yang memadai bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga sebagai lapisan pertahanan pertama terhadap kriminalitas. Kita tidak bisa mengandalkan hanya patroli polisi, infrastruktur pencahayaan yang baik akan membuat pelaku kriminal lebih sulit bersembunyi," ujar Zuli dalam pernyataannya.
Ia menambahkan bahwa anggaran desa maupun dukungan pemerintah daerah dapat digunakan untuk melengkapi dan memperbaiki PJU yang rusak atau tidak berfungsi di area yang sering dilalui warga pada malam hari.
Pentingnya Kerjasama Antar Pihak
Selain itu, Zuli juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepalulungan terhadap keamanan lingkungan sekitar, seperti saling mengawasi rumah dan lingkungan ketika berada di luar rumah pada malam hari. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan kerjasama antara masyarakat, kepolisian, dan pemerintah desa serta daerah.
Upaya Preventif untuk Keamanan Jangka Panjang
Insiden begal di Rancaiga ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan kriminalitas membutuhkan langkah yang terintegrasi dan komprehensif. Dengan memperbaiki infrastruktur pencahayaan, meningkatkan patroli polisi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat, diharapkan angka kriminalitas di kawasan Cikarang Timur dapat ditekan secara signifikan. Langkah-langkah ini tidak hanya akan melindungi warga dari aksi kriminal, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan rasa aman di lingkungan sekitar.