Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Waspada Modus Baru Pengantin Pesanan: Wanita Cirebon di China

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Korban wanita Cirebon jadi korban modus pengantin pesanan lintas batas, dibawa China dan dihadapkan pemerasan. Keluarga mengadukan ke instansi terkait untuk pemulangan.

Waspada Modus Baru Pengantin Pesanan: Wanita Cirebon di China

Seorang wanita berinisial V dari Desa Gombang, Cirebon, Jawa Barat, menjadi korban praktik modus penipuan pernikahan lintas batas yang membuatnya dibawa ke China dan menghadapi sejumlah persoalan serius, termasuk kekerasan fisik, setelah pernikahan berlangsung. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk waspada terhadap penawaran pernikahan dari pihak yang tidak dikenal, terutama yang melibatkan transaksi finansial sebelum verifikasi yang memadai.

Kronologi Lengkap Peristiwa

Pihak kuasa hukum keluarga korban, Asep Maulana Hasanudin dari YLBHI Garuda Sakti Cirebon, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula ketika V bekerja di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Tanpa sepengetahuannya, dia difoto oleh warga negara asing asal Tiongkok, yang kemudian memulai komunikasi dengan dia.

Saat tiba di China, V menyadari bahwa kondisi calon suaminya tidak sesuai dengan informasi yang dia terima sebelumnya, dan sejumlah janji yang dibuat oleh pihak pria tidak terealisasi. Ketika dia ingin kembali ke Indonesia, keluarga suami meminta pengembalian mahar sebanyak empat kali lipat, yang dianggap sebagai bentuk pemerasan oleh pihak keluarga korban.

Selain itu, V juga diduga diarahkan menandatangani sejumlah dokumen yang kemudian diketahui sebagai persetujuan pernikahan, sehingga pernikahan tersebut tercatat secara hukum di China. Hal ini membuatnya kesulitan untuk pulang ke Indonesia, karena secara administratif dia dianggap sebagai istri sah suaminya.

Tindakan yang Dilakukan Keluarga Korban

Pihak keluarga korban telah mengadukan persoalan ini ke beberapa instansi terkait, termasuk:

Mereka berharap adanya pendampingan dan fasilitasi untuk pemulangan V ke Indonesia secepat mungkin.

Perkembangan Kasus Saat Ini

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai perkembangan penanganan kasus ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap modus penipuan serupa, dan melakukan verifikasi yang memadai sebelum terlibat dalam hubungan atau pernikahan dengan pihak asing.