Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Waspada! Longsor & Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Jabar · Oleh Salsa Maharani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Jawa Barat siaga! Longsor merusak rumah di Majalengka dan Bogor, forcing evakuasi. Angin kencang sapu Subang dan Bogor, merusak atap. BPBD Jabar imbau waspada cuaca ekstrem. #BencanaJabar

Waspada! Longsor & Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Jawa Barat dalam Siaga Bencana: Longsor dan Angin Kencang Melanda

Jawa Barat kembali dihadapkan pada ancaman bencana alam. Tanah longsor dan angin kencang dilaporkan melanda sejumlah wilayah, menyebabkan kerusakan dan evakuasi warga. Berdasarkan laporan, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Bogor menjadi lokasi terjadinya tanah longsor, sementara angin kencang menerjang Kabupaten Subang dan kembali Kabupaten Bogor.

Dampak Longsor di Majalengka dan Bogor

Di Kabupaten Majalengka, bencana tanah longsor menghantam Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran. Akibatnya, beberapa rumah mengalami kerusakan signifikan dan memaksa penghuninya untuk mengungsi demi keselamatan. Situasi serupa juga terjadi di Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, dan Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin. Peristiwa ini mengakibatkan lima rumah rusak dan delapan jiwa terpaksa mengungsi mencari tempat yang lebih aman.

Kerusakan Akibat Angin Kencang

Selain tanah longsor, angin kencang turut menambah daftar kerusakan di Jawa Barat. Kabupaten Subang, khususnya Desa Soklat, Kecamatan Subang, serta Desa Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kabupaten Bogor, melaporkan kerusakan akibat terpaan angin kencang. Kerusakan yang dominan adalah pada bagian atap dan genting rumah warga, menunjukkan kekuatan tiupan angin yang terjadi.

Imbauan Peningkatan Kewaspadaan dari BPBD Jabar

Menanggapi serangkaian bencana ini, Juru Bicara BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengeluarkan peringatan serius. Beliau menegaskan bahwa --

"Hujan dan cuaca ekstrem masih akan melanda sejumlah wilayah di Jabar dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat masih tetap harus meningkatkan kewaspadaan."

Peringatan ini menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang berkelanjutan. Warga di daerah rawan diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk meminimalkan risiko bencana.