Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Warga Mengkhawatirkan Transparansi Anggaran Ratusan Juta BUMDes Desa Panca Karya Karawang

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Warga Kabupaten Karawang mengkhawatirkan transparansi penggunaan anggaran ratusan juta rupiah BUMDes Desa Panca Karya, yang dinilai belum memberikan manfaat jelas bagi masyarakat. Pemerintah desa diimbau meningkatkan keterbukaan informasi.

Warga Mengkhawatirkan Transparansi Anggaran Ratusan Juta BUMDes Desa Panca Karya Karawang

Kabupaten Karawang— Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Panca Karya, Kabupaten Karawang, kini menjadi sorotan publik seiring dengan pertanyaan yang muncul seputar transparansi penggunaan anggaran penyertaan modal senilai ratusan juta rupiah. Banyak warga mengeluhkan bahwa keberadaan dan aktivitas usaha BUMDes tersebut belum terlihat memberikan manfaat yang jelas bagi kehidupan masyarakat desa, memicu keraguan terhadap efektivitas pengelolaan dana desa yang dialokasikan untuk program pemberdayaan ekonomi lokal.

Tujuan Pembentukan BUMDes Desa Panca Karya

BUMDes dibentuk sebagai instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian desa, membuka lapangan usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung Pendapatan Asli Desa (PADes). Pengelolaan dana yang bersumber dari anggaran negara dinilai harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah publik. Masyarakat secara umum mengharapkan adanya keterbukaan informasi dari pihak pemerintah desa maupun pengurus BUMDes untuk memastikan setiap penggunaan dana sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Keprihatinan Warga atas Kurangnya Informasi

Sejumlah warga Desa Panca Karya mengaku tidak mengetahui secara pasti jenis usaha yang dijalankan oleh BUMDes, bentuk pengelolaan, hingga laporan perkembangan usaha yang sedang berjalan. Situasi ini memunculkan dugaan bahwa aktivitas BUMDes tidak berjalan optimal sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat.

"Kalau memang ada penyertaan modal dari dana desa, tentu masyarakat ingin mengetahui penggunaannya seperti apa, usahanya berjalan atau tidak, dan manfaatnya dirasakan siapa saja," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pentingnya Tata Kelola yang Transparan

Pengamat pembangunan desa menilai bahwa keberhasilan sebuah BUMDes tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dialokasikan, tetapi sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Oleh sebab itu, evaluasi berkala, pelaporan terbuka, serta pengawasan bersama menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana desa. Tanpa transparansi, risiko penyalahgunaan dana akan meningkat, yang pada gilirannya dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah di tingkat desa.

Panggilan untuk Prinsip Praduga Tak Bersalah

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan proses klarifikasi maupun evaluasi kepada pihak-pihak yang berwenang. Jika diperlukan, audit dan pemeriksaan administrasi dapat dilakukan untuk memastikan seluruh pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengklarifikasi setiap keraguan yang muncul tanpa menimbulkan persepsi negatif yang tidak perlu.

Harapan untuk Perbaikan di Masa Depan

Masyarakat Desa Panca Karya berharap polemik ini dapat menjadi momentum perbaikan tata kelola BUMDes agar benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang profesional serta transparan, BUMDes diyakini mampu menjadi wadah pemberdayaan masyarakat sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Pemerintah desa diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keterbukaan informasi dan memastikan setiap program BUMDes dapat memberikan manfaat yang nyata bagi warga.