Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Wagub Rano Karno Mendorong Persib-Persija Ikuti Model San Siro Inter & AC Milan

Jabar · Oleh Raka Permana ·

Wagub Rano Karno menginginkan rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta mengikuti model AC Milan dan Inter Milan, yang berbagi stadion San Siro. Ia juga menekankan bahwa olahraga harus sportif dan tidak menyebabkan perselisihan di luar lapangan.

Wagub Rano Karno Mendorong Persib-Persija Ikuti Model San Siro Inter & AC Milan

Pendahuluan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno telah mengungkapkan keinginannya agar rivalitas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta dapat mengikuti model rivalitas AC Milan dan Inter Milan. Menurut Rano, model ini telah terbukti berhasil mempersatukan dua klub besar yang memiliki rivalitas yang kuat, sambil tetap mempertahankan semangat kompetisi.

Model San Siro Sebagai Contoh

San Siro, stadion bersama untuk AC Milan dan Inter Milan, telah menjadi simbol dari model yang unik. Kedua klub Italia tersebut memiliki rivalitas yang sangat ketat di lapangan, tetapi di luar lapangan, mereka dapat bekerja sama untuk mengelola stadion ini dan menghasilkan pendapatan yang tinggi dari berbagai acara. Rano menekankan bahwa model ini dapat dijadikan contoh untuk Persib dan Persija, yang selama ini sering memicu perselisihan di luar lapangan.

"San Siro itu unik. San Siro satu stadion, tapi dia bisa mempersatukan dua klub besar, Inter Milan dan AC Milan,

Kata Rano usai menghadiri acara Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5).

Masalah Rivalitas Persib dan Persija

Rano juga menegaskan bahwa rivalitas Persib dan Persija selama ini masih menyebabkan perselisihan di luar lapangan, yang seharusnya tidak terjadi lagi. Menurutnya, olahraga harus sportif dan tidak boleh menyebabkan konflik yang merugikan kedua pihak.

"Sementara maaf Persija dengan Persib sampai sekarang masih gontok-gontokan. Ini sudah fasenya sudah harus lewat karena olahraga itu sportif,

Tutur Rano.

Manajemen San Siro yang Baik

Selain itu, Rano juga menyoroti manajemen San Siro yang baik, yang dapat mengelola program non-olahraga dan menghasilkan profit tinggi. Contohnya, acara kesenian, ekonomi, atau konser musik yang memberikan pendapatan jauh lebih besar daripada liga.

"Nah ini makanya kita harus belajar. San Siro juga akan mengajarkan kita karena hampir rata-rata secara in business, event kesenian, ekonomi atau bisnis, performance music itu memberikan income yang jauh lebih besar daripada liga,

Tutur Rano.

Kedisiplinan Dalam Pemberian Izin Acara

Rano juga menyoroti kedisiplinan San Siro Stadium dalam memberikan perizinan acara. Katanya, hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di Jakarta, di mana lokasi acara sering dipindahkan tanpa perencanaan yang matang.

"Kalau kalian mau pakai San Siro menjadi tempat untuk show apa pun, dua tahun sebelumnya mesti di-booking. Jadi gak bisa seperti di sini, JIS penuh pindah GBK, GBK penuh pindah ke mana. Gak bisa lagi. Itulah manajemen yang benar, itu yang harus kita belajar mungkin,

Tandasnya.

Latar Belakang Rivalitas Persib dan Persija

Persib dan Persija adalah dua klub sepak bola terbesar di Indonesia, dengan rivalitas yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, yang sering memicu perselisihan di antara suporter. Pertandingan antara kedua klub sering diikuti oleh ribuan suporter, yang kadang menyebabkan konflik yang merugikan kedua pihak.

Gambar: Pertandingan Persija vs Persib di BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026). Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO.

Gambar: Pertandingan Inter Milan vs AC Milan di San Siro, Milan, Italia, Minggu (24/11/2025). Foto: Matteo Ciambelli/ REUTERS.