VinFast Indonesia: Rencana Besar Produksi EV di Subang & TKDN 2024
VinFast akan bangun pabrik EV di Subang, Jawa Barat, wujudkan komitmen produksi lokal dan TKDN 2024. Inovasi inklusif dari produsen Vietnam ini!

VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional: Dari Pabrik Subang hingga Komitmen TKDN
Subang, Jawa Barat – VinFast Indonesia secara resmi menetapkan komitmen kuatnya dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Tanah Air. Tidak hanya fokus menghadirkan produk, produsen otomotif asal Vietnam ini juga menaruh perhatian besar pada penguatan rantai pasok dan produksi dalam negeri, sebuah strategi jangka panjang yang ambisius.
Komitmen ini mengantarkan VinFast Indonesia meraih penghargaan “Impactful Innovation in Accessible EV” pada ajang penghargaan Impact Makers 2026. Penghargaan ini menjadi bukti atas upaya VinFast dalam membangun ekosistem EV yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Investasi Strategis: Pabrik di Subang, Jawa Barat
Salah satu langkah konkret VinFast adalah pembangunan fasilitas manufaktur di Subang, Jawa Barat. Pabrik ini akan menjadi pondasi vital dalam rangka produksi kendaraan listrik serta memperkuat integrasi ekosistem EV di Indonesia.
Komitmen Tinggi terhadap TKDN
VinFast secara tegas menyatakan komitmennya untuk memenuhi regulasi pemerintah terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen. Ke depan, persentase kandungan lokal ini akan terus ditingkatkan melalui penguatan sourcing dari dalam negeri.
"Sejak awal kami berkomitmen untuk mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah, dengan TKDN minimal 40 persen. Ke depannya, angka ini akan terus kami tingkatkan dengan memperkuat sourcing lokal," ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.
Menurut Hardjosoemarto, kehadiran VinFast di Indonesia bukan hanya berorientasi pada pasar, melainkan juga bertujuan untuk tumbuh bersama industri nasional. Oleh karena itu, perusahaan aktif menjajaki kerja sama dengan berbagai pemasok lokal yang dinilai memiliki kualitas dan kapabilitas untuk mendukung produksi kendaraan listrik.
- Kerja sama dengan pemasok lokal: Mendukung pertumbuhan industri nasional dan memenuhi standar kualitas.
- Peningkatan daya saing: Rantai pasok lokal yang kuat akan menjaga harga kendaraan terjangkau.
"Tujuan kami adalah tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Kami percaya banyak supplier berkualitas di Indonesia yang bisa menjadi rekanan VinFast untuk memenuhi dan meningkatkan TKDN," tambahnya.
Penguatan rantai pasok lokal ini dinilai krusial untuk menjaga daya saing harga kendaraan listrik agar tetap terjangkau. Dengan produksi dan sourcing yang semakin terintegrasi di dalam negeri, VinFast berharap adopsi kendaraan listrik dapat berlangsung lebih luas dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Membangun Ekosistem Menyeluruh
Selain aspek manufaktur, VinFast juga berinvestasi dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Investasi ini mencakup:
- Pengembangan infrastruktur pengisian daya melalui perusahaan yang bergerak di bidang pengisian daya khusus.
- Layanan mobilitas pintar seperti taksi listrik.
- Bisnis used car dan rental EV.
"Seluruh ekosistem ini menunjukkan komitmen kuat VinFast untuk jangka panjang di Indonesia, sekaligus membuka akses mobilitas yang semakin mudah bagi masyarakat," jelas Kariyanto.
Langkah-langkah strategis ini menjadi bagian integral dari upaya VinFast dalam mendorong transisi menuju energi bersih dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Dengan pendekatan dari hulu ke hilir, VinFast menargetkan kontribusi yang berkelanjutan bagi industri otomotif dan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.
KMPR