Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Uu Ruzhanul Ulum Tekankan Nasionalisme dan Soliditas PPP di MUSCAB Bekasi 2026

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menekankan pentingnya nasionalisme, soliditas partai, dan pertahanan Pancasila dalam MUSCAB PPP Kabupaten Bekasi yang digelar Selasa (28/4/2026).

Uu Ruzhanul Ulum Tekankan Nasionalisme dan Soliditas PPP di MUSCAB Bekasi 2026

Bekasi, 29 April 2026 — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyampaikan pidato strategis penuh nilai kebangsaan dalam Musyawarah Cabang (MUSCAB) PPP Kabupaten Bekasi yang digelar Selasa (28/4/2026) di Sahid Hotel. Acara ini dihadiri oleh ribuan kader partai yang fokus pada penguatan soliditas internal dan persatuan bangsa sebagai landasan peran politik partai.

Konteks dinamika politik nasional saat ini membuat perhatian terhadap nasionalisme dan persatuan semakin krusial. Banyak pihak khawatir dengan meningkatnya polarisasi antar kelompok yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, pidato Uu di MUSCAB PPP Bekasi dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan kader partai.

Pentingnya Menanamkan Nasionalisme di Era Modern

Uu Ruzhanul Ulum memulai pidatonya dengan menyoroti tantangan zaman yang semakin materialistis, yang mengakibatkan penurunan semangat kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda. Ia menegaskan pentingnya menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan agar generasi muda tetap mencintai dan bangga dengan tanah airnya.

"Jika para pemimpin hari ini gagal menanamkan nilai nasionalisme dan kebangsaan, maka itu adalah tanggung jawab moral yang besar."

Ketua DPW PPP Jawa Barat ini juga menekankan bahwa Islam dan nasionalisme bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Menurutnya, cinta tanah air adalah bagian dari iman, sesuai teladan Rasulullah SAW yang mencintai tanah kelahiran dan tempat hijrahnya sebagai bentuk patriotisme yang harus diwariskan lintas generasi.

Pelajaran dari Runtuhnya Uni Soviet

Uu mengutip runtuhnya Uni Soviet sebagai pelajaran berharga bagi Indonesia. Ia menjelaskan bahwa lemahnya transfer nilai nasionalisme antar generasi menyebabkan perpecahan bangsa dan hilangnya identitas kebangsaan. Ia mengingatkan seluruh kader partai untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama:

"Kita tidak ingin Indonesia terpecah. Dari Sabang sampai Merauke harus tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Pertahanan Pancasila sebagai Konsensus Nasional

Pernyataan selanjutnya yang menjadi sorotan adalah Uu menegaskan bahwa Pancasila adalah konsensus nasional yang telah disepakati seluruh elemen bangsa, termasuk umat beragama. Ia menekankan bahwa Pancasila adalah alat pemersatu yang harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"Siapapun yang berupaya mengganti atau merongrong Pancasila, akan berhadapan dengan kader PPP."

Uu menambahkan bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, tanpa memandang latar belakang agama atau politik.

Soliditas Partai sebagai Fondasi Kekuatan Politik

Di konteks internal partai, Uu menekankan bahwa soliditas organisasi adalah fondasi utama untuk memperkuat peran PPP sebagai pilar demokrasi di Indonesia. Ia mengibaratkan partai sebagai rangkaian kereta yang harus utuh dari lokomotif hingga gerbong, agar dapat berjalan dengan stabil dan mencapai tujuan yang diinginkan.

"Jangan sampai pimpinan hanya menjadi simbol tanpa dukungan struktur yang solid hingga ke bawah."

Uu juga menegaskan bahwa setiap kader partai memiliki peran penting dalam membangun soliditas internal, mulai dari tingkat cabang hingga tingkat wilayah. Ia mengajak seluruh kader untuk saling mendukung, bekerja sama, dan menghindari perpecahan yang dapat melemahkan peran partai.

Panggilan untuk Merapatkan Barisan dan Meningkatkan Elektabilitas

Menutup pidatonya, Uu mengajak seluruh kader PPP Kabupaten Bekasi untuk merapatkan barisan, meningkatkan elektabilitas partai, dan memperjuangkan penambahan kursi di legislatif serta kepemimpinan di eksekutif. Ia juga mendorong agar kader-kader terbaik yang memiliki kapasitas dan integritas didukung bersama untuk tampil sebagai pemimpin di berbagai level.

"Dengan semangat persatuan, nasionalisme, dan keimanan, PPP harus menjadi kekuatan politik yang tidak hanya hadir dalam kontestasi, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," pungkasnya.

Acara MUSCAB PPP Kabupaten Bekasi ini menjadi momentum bagi partai untuk merapatkan barisan dan menyusun strategi politik yang solid untuk menghadapi kontestasi mendatang. Dengan fokus pada nilai-nilai kebangsaan dan soliditas internal, PPP diharapkan dapat menjadi kekuatan politik yang signifikan dalam memperkuat persatuan dan kemajuan Indonesia.