Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Update Harga Sapi Kurban Purwakarta: Naik Rp3 Juta H-1 Idul Adha

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Harga sapi kurban di Pasar Hewan Ingon-ingon Ciwareng Purwakarta naik rata-rata Rp3 juta per ekor jelang Idul Adha 1447 H, dengan volume transaksi meningkat 10-20% dibanding hari biasa.

Update Harga Sapi Kurban Purwakarta: Naik Rp3 Juta H-1 Idul Adha

Kondisi Pasar Sapi Kurban Purwakarta Jelang Idul Adha 1447 H

Pada hari terakhir menjelang Idul Adha 1447 H, Pasar Hewan Ingon-ingon Ciwareng di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyaksikan lonjakan harga sapi jantan layak kurban yang signifikan. Rata-rata kenaikan harga mencapai Rp3 juta per ekor, didorong oleh tingginya permintaan yang tidak sebanding dengan ketersediaan stok ternak. Pantauan di lokasi pada Selasa (26/5/2026) menunjukkan bahwa sapi lokal tetap menjadi primadona bagi warga yang ingin melaksanakan ibadah kurban.

Rentang Harga Sapi Kurban di Pasar Ciwareng

Kenaikan harga memengaruhi hampir semua kelas sapi layak kurban, dengan perbedaan harga yang jelas berdasarkan kualitas:

Selain lonjakan harga, volume transaksi di pasar ini juga meningkat antara 10 hingga 20 persen dibandingkan hari biasa, menandakan antusiasme masyarakat yang tinggi meskipun harga melambung.

Kenaikan Harga Siklus Tahunan

Menurut pedagang sapi Abdul Azis, fenomena kenaikan harga sapi kurban ini merupakan siklus tahunan yang selalu terjadi menjelang Idul Adha. Ia menuturkan bahwa kenaikan harga saat ini berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.

"Kenaikan harga sapi sekarang antara Rp2 juta sampai Rp3 juta. Sapi jenis Pedon yang biasa saya jual Rp30 juta, sekarang harus Rp33 juta. Pasokan dari Jawa Timur berkurang menjelang kurban, sementara peminat sangat banyak," jelas Azis. Ia mengaku telah menjual sedikitnya 250 ekor sapi dalam satu bulan terakhir.

Azis menambahkan bahwa pasokan sapi dari Jawa Timur yang biasanya memasuki pasar Purwakarta mulai menyusut menjelang hari raya, karena banyak peternak lebih memilih menjual ternak di pasar yang lebih dekat dengan wilayah metropolitan untuk mendapatkan harga yang lebih optimal.

Antusias Masyarakat Tetap Tinggi Meskipun Harga Naik

Petugas pengelola Pasar Hewan Ingon-ingon Ciwareng mengkonfirmasi bahwa meskipun harga sapi kurban melambung, antusiasme masyarakat untuk berkurban tetap tinggi. Peningkatan volume transaksi mencapai 20 persen dibandingkan hari biasa, dengan sebagian besar pembeli berasal dari wilayah Purwakarta dan kota-kota sekitarnya seperti Cirebon dan Subang.

Transaksi tidak hanya untuk keperluan ibadah kurban, tetapi juga untuk kebutuhan konsumsi daging sapi di musim Idul Adha, kata petugas pasar setempat.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kenaikan harga sapi kurban tahun ini juga dipengaruhi oleh faktor inflasi ternak dan biaya operasional peternak yang meningkat selama beberapa bulan terakhir. Meskipun demikian, masyarakat tampak tidak terhambat oleh kenaikan harga, karena kurban merupakan salah satu ibadah yang sangat diutamakan pada Idul Adha.

Tips Menghindari Lonjakan Harga Terakhir

Bagi yang ingin menghemat biaya dalam melaksanakan kurban, para pedagang menyarankan untuk memesan sapi kurban beberapa minggu sebelum hari raya, sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih stabil dan stok yang lebih banyak.

Artikel terkait: Sapi kurban milik Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berat lebih dari 1 ton, diserahkan ke Masjid Istiqlal untuk dibagikan kepada masyarakat.