Update Gempa Magnitudo 3,4 di Cianjur: Warga Kaget, Tidak Ada Korban
Sebuah gempa magnitudo 3,4 mengguncang Cianjur Jawa Barat pada Sabtu 6 Juni pukul 19.57 WIB. Warga kaget, sebagian keluar rumah, dan belum ada laporan korban atau kerusakan.

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Cianjur, Warga Merasakan Getaran yang Jelas
Pada Sabtu (6/6) pukul 19.57 WIB, gempa bumi dengan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Getaran yang cukup besar membuat warga kaget, dengan sebagian segera berlarian ke luar rumah untuk menghindari risiko kerusakan akibat gempa.
Data Episenter dan Kedalaman Gempa dari BMKG
Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 6.91 LS dan 107.11 BT, atau tepatnya 10 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Cianjur. Gempa ini memiliki kedalaman 11 kilometer, menjadikannya gempa dengan kedalaman dangkal yang membuat getarannya dapat dirasakan dengan jelas oleh warga di sekitar wilayah.
Pengalaman Warga Selama Gempa
Salah satu warga yang merasakan getaran langsung adalah Yaya Rohaya, 64 tahun, yang tinggal di Gang Harapan I Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur. Ia mengaku awalnya mengira ada hewan seperti kucing bergerak di atap rumah, sebelum menyadari itu adalah gempa.
"Gempanya tadi cukup besar. Awalnya saya kira ada kucing di atap. Ternyata gempa," kata Yaya Rohaya.
Yaya menambahkan bahwa ia mengalami trauma akibat gempa sebelumnya, sehingga setiap ada getaran gempa, ia langsung keluar rumah dan memeriksa kondisi tetangganya.
"Kalau ada gempa seperti ini masih trauma dengan kejadian waktu dulu. Makanya, setiap ada gempa, saya pasti langsung ke luar rumah," pungkasnya.
Selain di Cianjur, getaran gempa juga dirasakan oleh warga di Kota Sukabumi. Iqbal Baqar, 50 tahun, penghuni rusunawa di wilayah Sukabumi, mengaku merasakan getaran yang hanya berlangsung selama 1 hingga 2 detik.
Status Pengawasan dan Dampak Gempa
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan properti akibat gempa yang mengguncang Cianjur. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, memastikan bahwa petugas piket telah diinstruksikan untuk melakukan monitoring lapangan secara rutin. Ia juga menambahkan bahwa tim akan terus memantau laporan yang masuk ke call center BPBD untuk menangani setiap keluhan atau informasi baru terkait gempa ini.
"Termasuk memonitor laporan yang masuk ke call center BPBD. Mudah-mudahan tidak ada yang terdampak," kata Samudra melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada Sabtu malam.
Untuk informasi lebih lanjut tentang aktivitas gempa di wilayah Jawa Barat, terdapat artikel terkait mengenai gempa magnitudo 4,2 yang mengguncang Sukabumi serta analisis penyebab gempa di pantai selatan Cianjur akibat aktivitas subduksi lempeng.