Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Upaya Konkret Pansus Selamatkan Ekosistem DAS Cilamaya Lewat Raperda Baru

Bandung · Oleh Nayla Putri ·

Pansus XV Jawa Barat siapkan Raperda PPLH untuk selamatkan ekosistem DAS Cilamaya melalui pengawasan ketat dan sanksi tegas bagi industri pencemar.

Upaya Konkret Pansus Selamatkan Ekosistem DAS Cilamaya Lewat Raperda Baru

Urgensi Penyelamatan DAS Cilamaya

Daerah Aliran Sungai Cilamaya membentang lintas tiga kabupaten di Jawa Barat—Karawang, Purwakarta, dan Subang—menjadi salah satu ekosistem air tawar terpenting di wilayah tersebut. Namun, aktivitas industri sepanjang aliran sungai kini mengancam kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat di ketiga wilayah itu.

Langkah nyata kini hadir melalui Pansus XV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat yang memperketat instrumen pengawasan serta penyiapan sanksi tegas bagi industri pencemar lingkungan.

Raperda PPLH Jadi Payung Hukum Krusial

Pansus XV tengah mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Raperda PPLH) sebagai payung hukum krusial untuk menyelamatkan ekosistem DAS Cilamaya.

"Penyusunan Raperda PPLH ini bukan sekadar formalitas regulasi, melainkan langkah nyata untuk menyelamatkan ekosistem DAS Cilamaya," tegas Ketua Pansus XV DPRD Provinsi Jawa Barat Jenal Arifin.

Menurut Jenal, raperda ini dirancang untuk:

Inspecti Langsung ke Fasilitas IPAL

Selaras dengan penyusunan regulasi, Pansus XV melakukan langkah konkret dengan agenda rapat koordinasi evaluasi di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang.

Dalam rapat tersebut, Pansus XV bersama instansi teknis provinsi dan dinas lintas kabupaten menyisir kepatuhan baku mutu limbah cair seluruh pabrik yang beroperasi di sepanjang aliran sungai.

Usai rapat koordinasi, tim Pansus XV langsung gelar inspeksi mendadak ke PT Associated British Budi untuk memverifikasi secara fisik:

Dampak Luas bagi Tiga Kabupaten

Ekosistem DAS Cilamaya memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat. Penyusunan Raperda PPLH diharapkan mampu:

"Ini semangatnya demi keberlanjutan masa depan Jawa Barat," tutur Jenal Arifin.

Komitmen Industri Dipertanyakan

Langkah tegas Pansus XV ini muncul menyusul kekhawatiran terhadap komitmen beberapa industri dalam mengolah limbah. Inspeksi mendadak menjadi bukti keseriusan Pansus untuk memastikan setiap industri benar-benar patuh terhadap regulasi lingkungan.

Ke depan, Pansus XV optimistis Raperda PPLH akan menciptakan lingkungan industri yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di Jawa Barat.