Turun Langsung ke Bandung, Cucun Serap Aspirasi Rutilahu dan Pasar Murah
Waka DPR Cucun tinjau bedah rumah dan pasar murah di Bandung, menemukan puluhan rumah还需 perbaikan dan akan perluas jangkauan program.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal melanjutkan komitmennya untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Kali ini, ia meninjau sekaligus menyerahkan bantuan program bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) kepada warga di Kabupaten Bandung, Selasa (16/6).
Kunjungan ini sekaligus menjadi forum Dialog dengan warga untuk memetakan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Komitmen Cucun terhadap Program Bedah Rumah
Cucun mengaku mendapatkan energi positif saat melihat warga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih layak. Baginya, kebahagiaan warga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya sebagai wakil rakyat.
"Ini mungkin kali keberapapuluhnya saya bertemu dengan masyarakat yang merasakan kebahagiaan itu. Dulu rumah mereka sudah mau rubuh dan tidak layak huni," kata Cucun.
Ia melanjutkan, kondisi rumah-rumah tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah.
Temuan Langsung di Lapangan
Selama peninjauan, Cocon menemukan fakta bahwa masih banyak rumah di Bandung yang membutuhkan perbaikan serupa. Aspirasi ini ia anggap penting untuk segera ditindaklanjuti.
"Tadi kita menemukan juga aspirasi ternyata masih puluhan rumah yang harus diperbaiki," lanjut Cucun.
Menurut dia, koordinasi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah sangat penting agar target peningkatan kualitas hunian masyarakat dapat tercapai secara merata.
Koordinasi dengan Kementerian Perumahan
Cucun menegaskan bahwa aspirasinya akan dibawa keSenayan untuk dibahas bersama mitra kerja di Kementerian Perumahan.
"Percepatan ini segera dilakukan sehingga jutaan rumah yang tidak layak di periode Presiden Prabowo bisa diselesaikan semua," tegas politisi PKB itu.
Ia berharap sinergi ini dapat mempercepat penanganan backlog kebutuhan rumah layak huni di Indonesia.
Strategi Jemput Bola Lewat Pasar Murah
Selain program bedah rumah, Cucun juga menghadiri kegiatan pasar murah di Desa Cihelang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Program ini diselenggarakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Cucun menjelaskan bahwa strategi jemput bola ini diterapkan agar bantuan benar-benar tersampaikan ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
"Kalau langsung kepada masyarakat, pasti akan tepat sasaran," katanya.
Ia menambahkan, langkah ini dipilih untuk menghindari potensi permainan harga oleh spekulan di pasar.
Aspirasi Pendataan Rumah Tersebar
Melihat antusiasme warga di lapangan, Cucun menilai bahwa kebutuhan terhadap program perbaikan rumah masih sangat tinggi. Data dari peninjauan langsung menjadi bekal penting untuk perencanaan program selanjutnya.
"Kita akan terus genjot operasi pasar murah ini di Kabupaten Bandung," kata Cucun.
Ia optimistis program ini dapat membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Rencana Perluas Jangkauan Program
Cucun menjelaskan bahwa pasar murah akan diperluas dengan skema penambahan paket bantuan. Kerja sama akan dijalin dengan berbagai pihak terkait.
Beberapa langkah yang akan ditempuh meliputi:
- Kerja sama dengan Bappenas dan Badan Pangan Nasional
- Kolaborasi dengan Bulog
- Koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan di kabupaten dan kota di Jawa Barat
"Saya melihat di Cihelang ini luar biasa. Kalau seperti ini, kelihatannya kita harus siap-siap," kata Cucun.
Ia berharap kegiatan pasar murah dapat diselenggarakan secara rutin setiap minggu di berbagai wilayah Kabupaten Bandung.
Peran Kader dan Legislator PKB
Cucun mengajak seluruh kader dan anggota legislatif dari PKB untuk seringk aktif dalam menggelr program pasar murah.
"Kita ingin setiap minggu. Semua teman-teman saya, terutama yang di PKB. Baik yang DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Kota. Semua gelar pasar murah ini di tiap kecamatan, desa-desa yang ada di Kabupaten Bandung," harapnya.
Dengan demikian, kehadiran pasar murah diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempermudah akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.