Truk Hebel Terperosok, Jalur Cianjur Selatan Kembali Normal Usai Macet 3 Jam
Kemacetan jalur Cianjur Selatan di Kecamatan Cibeber selesai usai evakuasi truk hebel yang terperosok. Polres Cianjur imbau pengendara waspada di jalur rawan longsor dan cuaca ekstrem.

Sabtu ini, lalu lintas di jalur selatan Cianjur kembali normal setelah sempat macet selama lebih dari tiga jam akibat kecelakaan truk hebel yang terperosok ke parit. Kepolisian Resor Cianjur mengkonfirmasi bahwa evakuasi truk tersebut telah selesai dilakukan, membuka kembali jalur utama dari kedua arah.
Detail Kecelakaan dan Proses Evakuasi
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan, truk yang membawa muatan bata hebel mengalami kecelakaan tunggal saat sopirnya kehilangan kendali. Sopir tersebut berusaha menghindari tabrakan dengan kendaraan lain, sehingga truk tergelincir ke parit di pinggir jalan dan posisi bagian depannya menutup sebagian besar jalur utama. "Proses penanganan dilakukan bersama Polsek Cibeber, sehingga truk yang melintang jalan akhirnya berhasil dievakuasi. Selama proses berjalan, petugas melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif," ujar Ipda Ahmad.
Kemacetan Panjang Tanpa Korban Jiwa
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kemacetan panjang muncul dari kedua arah. Antrean kendaraan terlihat memanjang hingga siang hari sebelum evakuasi selesai. Proses evakuasi yang membutuhkan waktu cukup lama menyebabkan kemacetan berlangsung selama lebih dari tiga jam, sebelum akhirnya arus lalu lintas dapat melancar kembali.
Imbauan Keamanan untuk Pengendara di Musim Hujan
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur utama di wilayah Cianjur, terutama selama musim hujan yang saat ini melanda sebagian besar wilayah. Musim hujan yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir ini telah membuat beberapa titik jalan di Cianjur lebih rentan terhadap longsor dan pohon tumbang, sehingga pengendara harus ekstra berhati-hati. Beberapa titik rawan yang perlu diperhatikan meliputi:
- Jalur selatan Cianjur dari Cibeber hingga Naringgul, terutama bagi pengendara kendaraan besar seperti truk yang harus melewati banyak tikungan tajam
- Titik rawan longsor di wilayah Campaka hingga Tanggeung, yang lebih rentan terjadi saat hujan turun deras
- Jalur utama Cianjur dari kawasan Puncak hingga Haurwangi, dimana terdapat risiko pohon tumbang saat cuaca ekstrem
Selain itu, kepolisian juga menyarankan agar pengendara memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum memulai perjalanan. Saat hujan turun deras, disarankan untuk menepi dan berhenti sementara hingga cuaca membaik, guna menghindari hal tidak diinginkan.