Tri Suhartanto Tancap Gas Amankan Bandung Setelah Dilantik Gantikan Aldi Subartono
Tri Suhartanto resmi jadi Kapolresta Bandung, menggantikan Aldi Subartono yang masuk pendidikan Sespimti. Ia langsung gelar operasi anti begal dan minta warga melapor

Sepanjang September 2026, reports masuk ke Polresta Bandung关于 ponsel diraih dari tangan korban diatik. Para korban, rata-rata pekerja harian, harus menanggung rugi hingga jutaan rupiah setelah هواتف mereka dirampas di tengah kerumunan.
Kombes Pol Tri Suhartanto resmi memangku jabatan Kaposta Bandung pada Senin (28/9/2026). Ia menggantikan Kombes Pol Aldi Subartono yang harus meninggalkan pos untuk melanjutkan pendidikan Sespimti Polri.
Pernah Menangani Kasus Begal di Jawa
Sebelum bertugas di Bandung, Tri Suhartanto mengeja pengalamannya di Direktorat Reserse Kriminal Umum. Ia cukup terbiasa menangani kasus-kasus kriminal jalanan di berbagai wilayah.
Baca Juga: Yamaha Buka Pabrik untuk Media dan Pelaku Industri, Lihat Langsung Produksi untuk Pasar 40 Negara
"Kalau ada macam-macam di wilayah kami, saya tidak akan segan-segan," tegas Tri saat ditemui awak media, Selasa (29/9/2026). Ia memastikan seluruh anggota siap memberikan tindakan tegas kepada pelaku yang meresahkan.
Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Begal
Tri Suhartanto langsung melaunching agresif. Ia menegaskan tidak akan memberi ruang bagi kelompok apapun yang mencoba mengganggu ketertiban Kabupaten Bandung.
Baca Juga: Bandung Bidik 435 Ribu KK Terdaftar Perlinsos, Satu Agen Jakini 170 Kartu Keluarga
"Pokoknya ada yang macam-macam, kita sikat," katanya.
Ia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir ketika bepergian malam hari. Anggota terus dikakukan patroli untuk antisipasi tindakan begal di jalanan.
Perbaikan dari Program Sebelumnya
Tri menyatakan beberapa program dari Aldi Subartono yang sudah berjalan baik akan dilanjutkan. Ia mengevaluasi program-program tersebut untuk kemudian meningkatkannya.
"Kalau program-program yang sudah baik ini tentu saja kita jalankan," jelas Tri. Ia akan melihat langsung kondisi di lapangan sebelum menentukan langkah lebih lanjut.
Komitmen untuk Masyarakat
Saat ditanya soal keamanan di wilayahnya, Tri memastikan keberadaannya untuk masyarakat. Ia menargetkan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman.
"Ada orang tidak bertanggung jawab yang ingin mengacaukan wilayah Bandung, apalagi yang merugikan masyarakat, saya ada untuk masyarakat," kata Tri.
Polresta Bandung mengcover wilayah dengan populasi lebih dari 3,5 juta jiwa. Tingkat kriminalitas di kawasan ini bervariasi, dari pencurian biasa hingga perampokan yang memerlukan koordinasi ketat antara polisi dan warga.