Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

TRAVL Buka Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro Bandung untuk Rute Shuttle Jakarta

Bandung · Oleh ·

TRAVL buka titik keberangkatan baru di Jalan Diponegoro, pusat Kota Bandung. Shuttle ini layani rute ke lima titik di Jakarta dan Tangerang Selatan dengan keberangkatan setiap jam.

TRAVL Buka Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro Bandung untuk Rute Shuttle Jakarta

Bagi anak muda Bandung yang sering bolak-balik ke Jakarta untuk kerja, nongkrong, atau sekadarroad trip, punya opsi transportasi yang fleksibel itu penting. Nah, layanan shuttle TRAVL baru aja nambah titik keberangkatan baru di Jalan Diponegoro, pusat Kota Bandung, akhir pekan lalu.

Titik baru ini bernama TRAVL Point Diponegoro. Lokasinya strategis di kawasan yang dikelilingi perkantoran, area pendidikan, dan residential. Jadi buat kamu yang tinggal atau beraktivitas di sekitar pusat kota, nggak perlu jauh-jauh ke Pasteur buat naik shuttle.

TRAVL Point Dipisenberg conectará a los pasajeros con cinco puntos en Yakarta y Tangerang Selatan, incluyendo Fatmawati, Blora (Dukuh Atas), Semanggi, Bintaro, y BSD. Keberangkatan tersedia setiap jam dari pukul 04.00 sampai 22.00 WIB.

Baca Juga: Aldi Satya Mahendra Bidik Podium di Cremona dari Posisi 9 Klasemen

TRAVL sebenarnya sudah punya TRAVL Point Pasteur yang terkenal karena aksesnya yang dekat dengan pintu tol. Nah, dengan kehadiran titik Diponegoro,TRAVL ingin melayani penumpang yang punya aktivitas lebih dominan di pusat kota," kata Syukron Fadillah Alkautsar, Head of Unit Business TRAVL. Dengan demikian,TRAVL Point Pasteur dan Diponegoro saling melengkapi.

"Kami selalu berusaha menangkap kebutuhan penumpang. Salah satu hal yang sering muncul adalah kebutuhan akan titik berangkat yang lebih dekat dengan pusat kota," jelas Alka.

Dari segi fasilitas, shuttle TRAVL dilengkapi captain reclining seat, leg rest, headrest, USB Type-A dan Type-C charging, serta AC pribadi di setiap kursi. Untuk urusan keselamatan, mereka menggunakan Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Driver Monitoring System (DMS). ADAS memantau lingkungan sekitar kendaraan lewat dashcam dan memberi peringatan kalau ada risiko tabrakan atau kendaraan terlalu dekat. Sementara DMS mengawasi kondisi pengemudi, termasuk indikasi mengantuk, dan langsung memberi peringatan kalau perlu.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pencuri Motor di Pasirkoja Bandung, Sita Pisau dan Samurai

Semua pergerakan armada juga dipantau real-time lewat GPS tracker. Data dari sistem-sistem ini bakal dipakai TRAVL untuk pengembangan data-driven safety management seiring bertambahnya jumlah armada ke depannya.

"Kami tidak ingin keselamatan hanya bergantung kepada satu faktor, misalnya kemampuan pengemudi saja. Kami ingin membangun sistem yang memberikan additional layer of monitoring and support," kata Alka.

Buat kamu yang biasa naik shuttle, cara pesanannya gampang lewat website TRAVL. Tinggal cari jadwal, pilih kursi, bayar secara digital, nanti dapat electronic ticket. Tanpa harus repot ke loket.

Dengan titik baru di Diponegoro, TRAVL kini punya dua opsi keberangkatan di Bandung. Ekspansi ini jadi kabar baik buat generasi muda Bandung yang butuh fleksibilitas perjalanan tanpa ribet, terutama buat yang aktivitasnya tersebar di kawasan pusat kota.

Kalau dibanding moda lain, shuttle tetap jadi pilihan menarik karena bisa dipilih titik naik dan turunnya. Buat kamu yang sering bolak-balik Jakarta untuk kerja freelance atau meeting, alternatif seperti ini bisa lebih praktis daripada harus ke stasiun atau bandara.

Untuk harga, artikel sumber tidak menyebutkan secara spesifik. Tapi buat pembaca yang sering naik shuttle Bandung-Jakarta, bisa langsung cek di website TRAVL buat bandingkan dengan opsi lain seperti kereta atau pesawat. Sebagai gambaran, perjalanan darat dengan shuttle biasanya memakan waktu 3-4 jam tergantung kondisi lalu lintas.