TPT di Bondongan Kota Bogor Roboh, Longsorannya Tewaskan Warga
Tembok penahan tanah di RW 16 Kelurahan Bondongan, Bogor Selatan roboh akibat hujan deras pada 29 Januari, menewaskan warga Aminah (54). Pemerintah Kota Bogor memberikan hunian sementara dan langkah pencegahan untuk area berisiko.

Longsoran TPT Bogor Selatan Menewaskan Warga: Pemerintah Siapkan Hunian Sementara dan Strategi Pencegahan
Latar Belakang Kecelakaan Longsoran TPT di Bogor Selatan
Pada Kamis (29 Januari), hujan deras yang turun sepanjang hari di Kota Bogor menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Jerokuta, RW 16 Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan roboh. Material dari tembok yang runtuh langsung menimpa rumah warga di lokasi tersebut, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan properti.
Informasi awal tentang kecelakaan ini disebarkan oleh Abdo Rohmat melalui grup WhatsApp info bencana, yang menyatakan:
"TPT roboh menimpa rumah warga di RT 3,RW 16 Bondongan. Depan Sidomampir"
Kondisi cuaca saat insiden masih dalam keadaan hujan lebat hingga pukul 22.00 WIB, yang memperparah situasi dan membuat upaya penanganan lebih sulit.
Korban Kecelakaan: Warga 54 Tahun Tewas Setelah TPT Menimpa Rumah
Korban tewas dalam insiden ini adalah Aminah, seorang warga berusia 54 tahun. Menurut Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Aminah sedang keluar rumah untuk mengambil jemuran dan membersihkan warungnya saat longsoran terjadi.
"Alamarhum kebetulan sedang keluar dan mau angkat jemuran, beberes warung," ujar Jenal Mutaqin saat mengunjungi lokasi kecelakaan.
Aminah berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit RS Mellania. Namun, kondisi kesehatannya memburuk dan akhirnya ia wafat di rumah sakit tersebut. Pemerintah segera membantu proses pemandian dan salat jenazah, sementara pemakaman akan disesuaikan dengan keinginan keluarga.
Tanggapan Pemerintah Kota Bogor Terhadap Kecelakaan
Setelah menerima laporan dari Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor setelah azan Isya, Jenal Mutaqin langsung bergerak ke lokasi kecelakaan. Sebelumnya, ia juga mengunjungi RS Mellania untuk memastikan biaya pengobatan Aminah dijamin oleh BPJS atau pemerintah.
Pemerintah Kota Bogor segera memberikan bantuan berupa hunian sementara untuk keluarga korban dan warga lain yang rumahnya berada di area berisiko. Jenal Mutaqin menjelaskan:
"Kami memberikan hunian sementara. Tidak hanya di sini. Ada di beberapa titik yang sekarang rumahnya menggantung tinggal menunggu proses abrasi. Kami arahkan segera pindah. Kami minta cari kontrakan dan dibiayai dari APBD"
Langkah Pencegahan untuk Menghindari Kecelakaan Serupa
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan longsoran yang sama di masa depan, Pemerintah Kota Bogor akan mengambil beberapa langkah strategis:
- Evakuasi segera: Warga yang tinggal di area berisiko longsoran atau abrasion akan dipindahkan ke tempat yang aman secepat mungkin
- Bantuan finansial: Biaya kontrakan untuk warga yang dipindahkan akan ditanggung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor
- Pemeriksaan rutin: Tembok penahan tanah di seluruh wilayah Bogor akan diperiksa secara berkala untuk memastikan kondisinya tetap aman
- Penguatan infrastruktur: Infrastruktur anti-longsoran akan diperkuat di daerah yang rawan hujan deras dan longsoran
Kecelakaan longsoran TPT di Bogor Selatan menjadi pengingat penting tentang pentingnya persiapan dan pencegahan bencana di daerah rawan cuaca ekstrem. Pemerintah Kota Bogor diharapkan dapat terus meningkatkan langkah-langkahnya untuk melindungi warga dari risiko bencana serupa di masa depan.