Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional untuk Arus Balik Lebaran 2026

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Ruas Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dibuka fungsional selama arus balik Lebaran 2026 untuk mengurai kemacetan, dengan rute 52 km, bebas tarif, dan fasilitas lengkap bagi pemudik.

Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional untuk Arus Balik Lebaran 2026

Pengelola ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan telah mengkonfirmasi bahwa jalan tol tersebut akan dibuka secara fungsional selama periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada ruas tol Japek eksisting yang selama ini menjadi lintasan utama pemudik yang pulang ke kampung halaman.

Tujuan dan Skema Pembukaan Fungsional

Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Charles Lendra menjelaskan bahwa skema fungsional tahun ini difokuskan khusus bagi pengendara yang datang dari arah Tol Cipularang. Hal ini diharapkan mampu mengalihkan sebagian arus kendaraan, sehingga meminimalisir kemacetan di titik pertemuan tol eksisting.

"Sejak 15 Maret kemarin, Tol Japek Selatan sebetulnya sudah siap dilintasi meski memang penggunaannya untuk arus balik nanti berdasarkan kendali kepolisian. Akan tetapi kami tetap menyiapkan diri," kata Charles di Cikarang, dikutip dari Antara, Kamis (19/3).

Rute dan Akses Alternatif yang Diperluas

Pada tahun ini, jangkauan akses fungsional Tol Japek Selatan lebih panjang dibandingkan periode mudik 2025. Ruas yang dapat dilintasi pemudik mencapai 52 kilometer, terbentang dari Gerbang Tol (GT) Sadang di Ruas Cipularang hingga wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Pengendara yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 dapat melakukannya melalui Ruas Tol Cimanggis-Cibitung, dengan memanfaatkan akses keluar di Kecamatan Setu.

"Saat ini belum tersambung secara langsung dari Japek Selatan ke Cimanggis-Cibitung. Tapi pengendara bisa keluar dahulu melalui Setu lalu masuk lagi ke GT Burangkeng. Karena jaraknya sangat dekat sekitar 100-150 m," katanya.

Selain titik akhir di wilayah Setu, pengelola juga menyiapkan tiga gerbang tol keluar alternatif, yakni:

Menurut prediksi tim pengelola, GT Bojongmangu akan menjadi titik keluar favorit pengendara. Hal ini disebabkan oleh kapasitas gerbang yang lebih besar, serta jalur arteri dari lokasi yang terkoneksi langsung dengan kawasan industri Deltamas. Hal ini memudahkan pengendara untuk kembali masuk ke Tol Japek melalui GT Cikarang Pusat atau Cibatu.

Biaya Perjalanan dan Fasilitas Pendukung

Charles memastikan bahwa selama beroperasi secara fungsional, pengendara tidak dikenakan biaya tambahan untuk perjalanan melalui Tol Japek Selatan. Transaksi tarif hanya dilakukan di GT Sadang untuk melunasi biaya perjalanan melalui Tol Cipularang, sedangkan perjalanan dari Sadang hingga Setu tidak dipungut tarif sama sekali. Selain fasilitas tol yang siap, pengelola juga menyiapkan beragam fasilitas pendukung untuk kenyamanan pengendara:

Kondisi Jalan yang Lebih Siap Dibanding Tahun Sebelumnya

Pengelola juga memastikan bahwa kondisi jalan Tol Japek Selatan kini lebih siap dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh optimalisasi penerangan jalan umum (PJU) serta pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang lebih lengkap dan jelas. Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan kelancaran lalu lintas selama periode arus balik Lebaran 2026.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, diharapkan pembukaan fungsional Tol Japek II Selatan dapat membantu mengurangi beban lalu lintas pada ruas tol eksisting, sehingga membuat perjalanan pulang kampung pengendara lebih aman, nyaman, dan lancar.