Timnas Putri Indonesia di Bandung FMD Juni 2026: Singapura & Kamboja
Timnas Putri Indonesia akan bermain di Bandung pada FIFA Women’s Matchday Juni 2026, menghadapi Singapura dan Kamboja. Turnamen ini memberikan kesempatan meraih poin untuk meningkatkan peringkat FIFA tim.

Jadwal Laga Kandang Timnas Putri Indonesia Juni 2026
Timnas Putri Indonesia akhirnya akan kembali menyaksikan pertandingan mereka di tanah air, setelah sekian lama bermain di luar negeri. Pada jendela FIFA Women’s Matchday (FMD) Juni 2026, skuad Garuda Pertiwi akan berlaga dalam turnamen tri-nasional di Bandung, Jawa Barat. Informasi ini akhirnya dikonfirmasi secara resmi oleh pihak terkait, setelah bocor melalui postingan akun resmi Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC) sebelum diakui langsung oleh lembaga sepak bola Indonesia.
Konfirmasi Resmi dari Komite Sepak Bola Wanita PSSI
Kabar tentang turnamen ini pertama kali muncul ketika FFC memposting jadwal tanding timnas wanita Kamboja untuk periode Juni di akun media sosialnya. Postingan tersebut mencantumkan bahwa Kamboja akan bertanding melawan Indonesia, Singapura dan Kamboja di Stadion Arcamanik, Bandung. Kabar ini kemudian dikonfirmasi oleh Anggota Exco PSSI sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Wanita, Vivin Cahyani Sungkono.
Dalam wawancara dengan media bola, Vivin menegaskan kebenaran informasi tersebut, namun menambahkan bahwa jadwal pertandingan resmi untuk turnamen ini belum diumumkan. "Ya benar, FMD Juni main di Bandung. Pesertanya Indonesia, Singapura, dan Kamboja. Tapi jadwalnya belum keluar," ujar Vivin saat dihubungi pada Jumat, 8 Mei.
Momentum Kandang yang Dinanti Suporter
Kembalinya pertandingan timnas wanita Indonesia di tanah air merupakan angin segar bagi para suporter Garuda Pertiwi yang telah lama merindukan menyaksikan laga langsung di stadion. Kali terakhir tim ini bermain di Indonesia adalah pada FMD November lalu, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Sejak saat itu, sebagian besar laga timnas wanita Indonesia diadakan di luar negeri, termasuk seri pertandingan di Thailand beberapa minggu lalu.
Sebelumnya, Timnas Putri Indonesia baru saja menyelesaikan dua laga di FIFA Women’s Series 2026 di Ratchaburi Stadium, Thailand. Salah satu aksi yang menjadi perhatian adalah penendangan Sheva Imut yang berusaha membobol gawang Republik Demokratik Kongo, seperti yang terlihat pada dokumentasi pertandingan resmi timnas.
Daftar Pemain dan Status Diaspora yang Akan Bergabung
Hingga saat ini, PSSI belum mengumumkan daftar lengkap pemain yang akan dipanggil untuk turnamen Juni ini. Namun, ada beberapa kabar terkait keikutsertaan pemain diaspora yang akan memperkuat skuad Garuda Pertiwi.
Menurut Vivin, Katarina Stalin dipastikan akan bergabung dengan tim dalam turnamen ini. Sebaliknya, Sydney Hopper akan absen karena musim bermainnya bersama klub DBU Women’s Soccer di Amerika Serikat masih berlangsung. Vivin menambahkan bahwa keputusan untuk memanggil pemain diaspora akan disesuaikan dengan jadwal musim klub masing-masing.
"Katarina Stalin bisa ikut, kalau Sydney Hopper ada season on going di US," tambah Vivin saat ditanya tentang detail keikutsertaan pemain diaspora.
Analisis: Kesempatan Emas Meningkatkan Peringkat FIFA
Turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi Timnas Putri Indonesia untuk meraih poin tambah di peringkat FIFA. Saat ini, Indonesia menduduki peringkat ke-106 dunia, sedangkan Singapura berada di posisi 152 dan Kamboja di 117. Artinya, kedua lawan ini berada di bawah peringkat Indonesia, sehingga memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan dan meningkatkan posisi peringkat tim.
Bermain di kandang sendiri juga memberikan keuntungan tambahan bagi timnas Indonesia, karena suporter lokal akan memberikan dukungan penuh selama pertandingan. Dukungan dari penonton dapat mempengaruhi performa pemain, terutama dalam menjaga semangat dan fokus selama laga.
Selain itu, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi pelatih untuk mengevaluasi dan menguji kekuatan skuad sebelum turnamen internasional yang lebih besar di kemudian hari. Dengan bermain melawan lawan yang memiliki tingkat kompetisi yang berbeda, tim dapat mengidentifikasi kelemahan dan memperbaikinya sebelum bertanding melawan tim yang lebih kuat.
Penutup
Dengan turnamen ini diadakan di tanah air, Timnas Putri Indonesia memiliki kesempatan untuk menunjukkan performa terbaiknya di depan suporter lokal. Semoga Garuda Pertiwi dapat tampil konsisten dan membawa hasil yang baik dalam laga-laga mendatang, serta meningkatkan peringkat FIFA mereka.